|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
22 Desember 2007
|
|
Soal penolakan terhadap hasil Pilkada Minahasa
Lelet: Silakan Gugat, Partai Golkar Siap Layani
|
Sikap penolakan terhadap hasil Pilkada Kabupaten Mi-nahasa yang disampaikan tim sukses empat pasangan ca-lon bupati dan wakil bupati Minahasa pada Kamis (20/12), mendapat tanggapan dari Sekretaris Dewan Penasehat DPD Partai Golkar Sulut, Jemmy Lelet SH. Kepada wartawan Jumat (21/12) kemarin Lelet mengatakan, jika keempat tim sukses tersebut menolak hasil pilkada karena merasa dirugikan, Golkar mempersilakan mereka untuk menindaklanjutinya sesuai aturan yang berlaku, yakni melalui gugatan hukum.
“Itu hak mereka. Jadi kalau mereka menolak hasil pilka-da karena merasa dirugikan, silakan saja melayangkan gugatan. Yang pasti Golkar siap melayani gugatan me-reka,” tandasnya.
Ditanya apakah Golkar akan mempersiapkan tim khusus untuk menghadapi gugatan keempat tim sukses tersebut, Lelet mengatakan hal tersebut harus dikonsul-tasikan terlebih dahulu de-ngan pimpinan partai dalam hal ini Ketua DPD PG Sulut, Jimmy Rimba Rogi SSos. “Kita lihat saja nanti. Kalau ketua partai menilai tim khusus dibutuhkan untuk masalah ini, berarti akan di-bentuk,” teranganya.
Di sisi lain, Lelet menilai bahwa Pilkada Minahasa su-dah berjalan demokratis. Hal ini menurutnya bisa dilihat dari pelaksanaan kampanye hingga pemungutan suara yang berlangsung lancar dan aman.
Baginya, kemenangan pa-sangan calon Stefanus Vree-ke Runtu (SVR) dan Jantje Wowiling Sajow (JWS) di Pil-kada Minahasa, merupakan kehendak Tuhan yang harus diamini oleh seluruh warga Minahasa. “Bagi saya ini ke-hendak Tuhan, makanya se-bagai orang percaya saya mengamini hasil pilkada,” tutur Ketua Komisi A DPRD Sulut ini.
Selain itu, kata Lelet, ke-menangan SVR-JWS juga menjadi satu bukti hasil per-juangan dan kerja keras Ketua DPD PG Sulut, Jimmy Rimba Rogi. “Pak Jimmy Rimba Rogi ikut turun ke la-pangan bersama seluruh pe-ngurus dan kader Golkar pa-da saat kampanye lalu. Ini menjadi bukti bahwa dia me-mang benar-benar berjuang dan bekerja keras untuk me-menangkan pasangan SVR-JWS,” paparnya seraya me-nambahkan, kemenangan SVR-JWS juga tak terlepas dari hasil kerja keras semua kader dan simpatisan Partai Golkar.
Senada dikatakan personel Komisi D DPRD Sulut dari Fraksi Partai Golkar, Drs Ruben Saerang. Menurut-nya, kemenangan SVR-JWS bukan hanya kemenangan Partai Golkar di bawah pim-pinan Jimmy Rimba Rogi, te-tapi juga kemenangan selu-ruh warga Minahasa.
“SVR-JWS bisa menang tidak terlepas karena sikap kon-sisten Jimmy Rimba Rogi terhadap keputusan partai yang mengacu pada hasil survei LSI. Ini harus diakui oleh semua kader maupun simpatisan Partai Golkar,” tandasnya.
Untuk itu, Saerang meng-harapkan agar pada saat menghadapi pilkada di empat daerah pemekaran masing-masing Kabupaten Mitra, Sitaro, Bolmut, dan Kota Kotamobagu, sikap konsisten tersebut tetap di-pertahankan. Ini dimak-sudkan supaya Golkar tak hanya meraih kemenangan di Minahasa, tetapi juga di keempat daerah tersebut.
“Saya yakin perjuangan yang dilakukan Pak Jimmy Rimba Rogi di Minahasa juga akan dilakukan di daerah pemekaran. Karena itu, di pilkada daerah pe-mekaran nanti saya yakin Pak Jimmy Rimba Rogi ju-ga akan melakukan hal yang sama dengan Minaha-sa,” paparnya.
Diketahui, Tim Sukses (TS) empat kandidat masing-ma-sing AFN-DJT (1), GTI-HOM (2), ROR-SOK(3) dan RL-FL(5), dalam jumpa pers di Hotel Formosa Manado, Ka-mis (20/12) lalu menyata-kan sepakat untuk menolak hasil Pilkada Minahasa. Ala-sannya, ada sejumlah indi-kasi pelanggaran yang terja-di selama tahapan pilkada berlangsung. Karena itu, mereka meminta KPUD ja-ngan dulu melakukan pene-tapan hasil pilkada, sebelum keganjilan-keganjilan yang ada diklarifikasi.(ran)
|
|