HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

28 Desember 2007

42 Kabupaten/Kota Dilanda Banjir-Longsor, 100 Tewas


Hari Natal dilewati dengan pergumulan di sejumlah dae-rah di Indonesia, menyusul hantaman banjir dan longsor. Laporan yang diperoleh koran ini hingga Kamis (27/12) kemarin, sedikitnya 42 kabu-paten/kota yang dilanda mu-sibah banjir-longsor. Korban jiwa diperkirakan mencapai 100 orang lebih, mengingat masih puluhan korban yang belum ditemukan. 
Di lokasi longsor Kabupaten Karanganyar, dikerahkan lagi tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Polri, 3 SSK TNI, Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Ka-ranganyar, serta masyarakat untuk mencari korban yang tertimbun longsor. 
Sejumlah wilayah yang di-terjang musibah, di antaranya Jateng, Yogyakarta, Jatim dan Bali. Musibah ini memaksa ratusan ribu orang mengungsi. Di Jateng, banjir dan longsor meluluh lantak Kabupaten Karanganyar, Wonogiri, Solo, Magelang, Kudus, Ngablak dan Grobogan. Di propinsi ini, bencana alam akibat hujan yang turun sejak Selasa hing-ga Rabu (26/12) pagi itu, me-ngakibatkan 88 orang ter-kubur hidup-hidup dan ribuan rumah penduduk rusak berat.
Berdasarkan laporan yang diterima, korban tewas ter-banyak berada di Kabupaten Karanganyar. Longsor yang terjadi sejak pukul 01.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB Rabu (26/12) lalu, menewaskan 71 orang. Seluruh korban tewas itu berasal dari Kecamatan Kerjo, Gondangrejo, Tawang-mangu, Jumapolo, Ngargo-yoso, Karangpandan dan Kebak Kramat. Proses evakua-si terhadap seluruh korban terhambat medan yang terjal, karena umumnya korban tinggal di daerah perbukitan. 
Selain itu, evakuasi tidak bisa dengan menggunakan alat berat akibat jalan terpu-tus. Tim SAR terpaksa melaku-kan evakuasi dengan cara manual yaitu mengorek tanah longsoran setebal empat meter dengan peralatan seadanya untuk menemukan korban. “Jumlah korban tewas yang terdata mencapai 71 orang. Sekitar 40 orang sudah dieva-kuasi dan dikuburkan oleh keluarga masing-masing,” ucap Bupati Karanganyar Rina Iriani seraya memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah.
Di Kabupaten Wonogiri, ban-jir dan longsor menewaskan 17 orang. Dari 17 itu, baru 4 orang yang berhasil dievakua-si. “Total jumlah korban sam-pai sore ini (kemarin, red) 17 orang. Sebanyak 13 korban lainnya masih dalam penca-rian. Longsor ini akibat hujan yang terus menerus hingga membuat Bukit Gunung Can-tuk setinggi sekitar 100 meter rubuh dan menimpa pemu-kiman penduduk,” kata Kepala PMI Wonogiri Suwarjo.
Di Solo, banjir memaksa 26.720 jiwa mengungsi. Me-reka meninggalkan rumahnya yang terendam banjir setinggi sedada orang dewasa akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo. Tercatat lima orang war-ga Solo tewas akibat terseret arus banjir. Sementara banjir dan longsor yang terjadi di Ma-gelang menewaskan dua orang. Sedangkan di Kudus, Ngablak dan Grobogan tercatat tiga kor-ban meninggal dunia. Mereka tewas tertimbun longsor.
Bencana banjir dan longsor juga menghantam Jatim. Ra-tusan keluarga di Jombang Ja-tim terisolasi akibat bencana ini. Bahkan, banjir dan longsor memutus jalur Wonosalam menuju Mojokerto. Selain itu, banjir juga menewaskan satu orang di Malang. Sedangkan di Madiun, jembatan Jati Keca-matan Kebonsari ambruk di-hantam air, hingga membuat puluhan orang hanyut terba-wa air deras. Dari Sidoarjo Ja-tim, dua nelayan juga dila-porkan hilang ditelan badai dan gelombang pasang, ketika mencari ikan di Selat Madura.
Bencana juga menghampiri Yogyakarta. Setidaknya lebih dari seribu rumah penduduk tergenang banjir. Bahkan, sejumlah desa di propinsi ini terisolir akibat banjir dan pu-tusnya jalan karena longsor. Kejadian mengenaskan juga terjadi di Gianyar Bali. Sepa-sang kekasih tewas akibat ter-timbun longsoran tanah. Me-reka tertimbun saat lagi ber-duaan di sebuah kamar gu-dang Artshop Bali. Sejoli yang dimabuk cinta itu bernama Komang Marpini (22) asal Ban-jar Tengah Desa Tagallalang dan Gede Sukayasa (24) asal Banjar Bukti Singaraja. Kedua-nya dievakuasi dalam keadaan mengenaskan.(hgc/dtc/sum*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin