|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
28 Desember 2007
|
|
Persibom juga keok di Papua
Badai Biru Dibantai 0-7, Persmin Gagal Masuk 8 Besar
|
DUEL away tiga tim ter-baik Sulut, masing-ma-sing Persma, Persmin dan Persibom, ber-akhir dengan kekecewaan. Persma malah dibantai 0-7 oleh tuan rumah, Persiwa Wa-mena dalam pertandingan di Stadion Pendidikan, Wamena, Kamis (27/12).
Sedangkan Persmin harus mengubur impiannya untuk mengulang sukses tahun lalu dengan masuk babak 4 besar. Ini terjadi, setelah Persmin gagal meraih angka sempurna, karena ditahan imbang tamu-nya, Persis Solo di Stadion Maesa, Tondano, kemarin (27/12).
Hasil seri ini, merupakan result buruk bagi Manguni Makasiouw, karena memasti-kan mereka tersingkir dari perebutan tempat untuk menu-ju delapan besar Liga Djarum Indonesia (LDI) 2007. Meski begitu, Persmin bisa sedikit lega karena sudah lolos Liga Super.
Sementara saudara Pers-min, Persma Manado harus takluk di tangan Persiwa Wamena dengan skor telak 0-7. Boakay Foday menjadi pe-main yang paling mencuri perhatian. Ia menyumbang-kan tiga dari tujuh gol Persiwa ke gawang Joice Sorongan, masing-masing di menit 20, 37 dan 70.
Sunday M Seah menyum-bang dua gol lagi, yaitu di menit 16 dan 52. Sedangkan Pieter Romaropen dan Maria-no Oscar, masing-masing, mencetak satu gol di menit 24 dan 64. Bendahara Persma Donal Supit SH menegaskan, manajemen kecewa dengan kekalahan yang sangat telak ini.
“Sudah pasti manajemen tak bisa menerima hasil ini. Kalah merupakan suatu hal yang biasa dalam pertandingan, namun kalau dengan skor yang telak, ini sangat mema-lukan,” tegas Supit dengan nada kecewa.
Di sisi lain, tetangga Persi-wa, Persipura Jayapura, juga memetik kemenangan atas tamunya Persibom Bolang Mongondoow dengan skor 2-0. Dua gol tersebut datang da-ri Imanuel Wanggai di menit 61 dan kapten Eduar Ivak-dalam di menit 89.
Berkat kemenangan terse-but, Persipura semakin kokoh di puncak klasemen wilayah timur dengan 61 poin. Se-mentara Persibom tertahan di posisi 10 dengan 46 angka.
Kembali ke pertandingan Persmin. Turun tanpa diper-kuat oleh Zulkifli Sukur dan Supriono akibat akumulasi dan Fabiano yang masih cedera, membuat permainan Persmin kurang menggigit. Bahkan Persmin terlihat ber-main di bawah penampilan terbaik mereka dan cende-rung sering melakukan kesa-lahan sendiri. Sedangkan tim Persis Solo tampil tanpa be-ban, karena mereka dipas-tikan telah tersingkir dari Liga Super.
Persmin yang tampil me-nyerang, sempat lengah de-ngan lini pertahanannya. Hal ini yang dimanfaatkan oleh skuad asuhan Edward Chong. Bahkan Persis mampu men-cetak gol terlebih dahulu me-lalui Ebi Sukore di menit ke-37, setelah berhasil meman-faatkan kelengahan pemain belakang Persmin. 0-1 untuk Persis bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, permainan Persmin mulai berkembang setelah pelatih Herry Kiswanto memasukan Siswanto dan Jibby Wuwu-ngan untuk membantu striker Osvaldo Moreno, sementara Mario Antonio ditarik keluar. Alhasil, gol yang ditunggu-tunggu Persmin datang juga melalui Osvaldo Moreno pada menit ke-75 dari titik putih setelah Osvaldo dijatuhkan di dalam kotak enam belas. Os-valdo tak menyia-nyiakan pe-luang yang diberikan sehing-ga skor menjadi 1-1.
Selepas gol tersebut permai-nan kedua tim menjadi keras menjurus kasar. Bahkan wa-sit Andi Hafidz harus rela me-ngeluarkan dua pemain seka-ligus yaitu Hendra Ridwan dari Persmin dan Arief Rah-man dari Persis akibat terlibat perkelahian. Hingga wasit me-niup peluit panjang skor tidak berubah.
Menanggapi permainan Per-smin Minahasa, Pelatih Herry Kiswanto mengatakan kalau hasil seri ini dikarenakan tim Persis bermain bagus dan mampu memberikan perla-wanan.
“Anak-anak kelihatan ber-main tegang sejak babak per-tama sehingga koordinasi tidak jalan. Di samping itu, Persis juga mampu membe-rikan perlawanan yang berarti bagi kami,” tutur Kiswanto saat jumpa Pers.
Sedangkan pelatih Persis Solo Edward Chong, berte-rima kasih kepada timnya ka-rena telah memberikan yang terbaik. “Saya tentunya berte-rima kasih kepada pemain-pemain saya, yang telah ber-juang sekuat tenaga meski kami sudah tidak lolos ke Liga Super, tapi mereka masih memberikan yang terbaik bagi tim. Apalagi tim Persmin merupakan tim yang tangguh karena dihuni oleh pemain-pemain terbaik saat ini,” ungkap Chong.(anq/sal)
|
|