CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Otonomi dan Suksesi
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

28 Desember 2007

Tolak UMP, Ribuan Buruh Ancam Demonstrasi 

 

IKUTI BERITA LAIN

Studi banding DPRD Sulut 2007 sedot Rp 12 miliar
Masyarakat Minta Hasil Kunjungan Dipertanggungjawabkan
Pembangunan IIPD Sulut Masih Kabur
Datangi Pemprop Sulut 
Warga Desa Pusian Tagih Ganti Rugi Tanah
Aktivitas Sekretariat DPRD Sulut Sepi
Warga diminta tetap waspada
Kominda: Wujudkan  Damai Natal di Tahun Baru!
Besok, RAPBD 2007 Ditetapkan
Diduga terbitkan ijazah aspal
Rende Minta Sejumlah PTS Diperiksa
Usut Tuntas Asmaragate

Sekitar 1.500-an buruh, Jumat (28/12) hari ini, di-rencanakan akan melakukan aksi demo sebagai bentuk penolakan terhadap reko-mendasi Dewan Pengupahan yang menetapkan besaran Upah Minimum Propinsi (UMP) Sulut sebesar Rp 842.100.

Dikatakan Ketua DPC UKI Konfederasi Serikat Buruh Se-luruh Indonesia (KSBSI) Ma-nado, Romel Sondakh, aksi penolakan UMP ini akan di-arahkan ke empat tempat, masing-masing Kantor DPRD Sulut, Kantor Gubernur Sulut, Pengadilan Negeri dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigra-si, yang rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 WITA. 
“Aksi ini kita lakukan seba-gai bentuk penolakan terha-dap rekomendasi UMP yang besarannya jauh di bawah ke-butuhan hidup,” tukasnya se-raya menegaskan bahwa UMP yang layak untuk pekerja ada-lah sebesar Rp 1 juta.
Yang diinginkan pekerja, kata Sondakh bukan me-nyangkut kenaikan UMP. Me-lainkan lebih kepada upaya penyesuaian kebutuhan hi-dup. Artinya, pekerja membu-tuhkan pendapatan yang da-pat digunakan untuk meme-nuhi kebutuhan hidupnya se-hari-hari. Tetapi dengan be-saran UMP yang hanya se-besar Rp 842.100 tersebut, tentu saja, jauh dari apa yang diharapkan.
“Kami tidak membutuhkan kenaikan, tetapi penyesuaian UMP,” tegasnya.(eda) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin