|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
28 Desember 2007
|
|
Tolak UMP, Ribuan
Buruh Ancam Demonstrasi
|
Sekitar 1.500-an buruh, Jumat (28/12) hari ini, di-rencanakan akan melakukan aksi demo sebagai bentuk penolakan terhadap reko-mendasi Dewan Pengupahan yang menetapkan besaran Upah Minimum Propinsi (UMP) Sulut sebesar Rp 842.100.
Dikatakan Ketua DPC UKI Konfederasi Serikat Buruh Se-luruh Indonesia (KSBSI) Ma-nado, Romel Sondakh, aksi penolakan UMP ini akan di-arahkan ke empat tempat, masing-masing Kantor DPRD Sulut, Kantor Gubernur Sulut, Pengadilan Negeri dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigra-si, yang rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 WITA.
“Aksi ini kita lakukan seba-gai bentuk penolakan terha-dap rekomendasi UMP yang besarannya jauh di bawah ke-butuhan hidup,” tukasnya se-raya menegaskan bahwa UMP yang layak untuk pekerja ada-lah sebesar Rp 1 juta.
Yang diinginkan pekerja, kata Sondakh bukan me-nyangkut kenaikan UMP. Me-lainkan lebih kepada upaya penyesuaian kebutuhan hi-dup. Artinya, pekerja membu-tuhkan pendapatan yang da-pat digunakan untuk meme-nuhi kebutuhan hidupnya se-hari-hari. Tetapi dengan be-saran UMP yang hanya se-besar Rp 842.100 tersebut, tentu saja, jauh dari apa yang diharapkan.
“Kami tidak membutuhkan kenaikan, tetapi penyesuaian UMP,” tegasnya.(eda)
|
|