|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
28 Desember 2007
|
|
Dinas Pertanian turunkan tim
Ratusan Pohon Cengkih Mengering
|
Dinas Pertanian Kabupaten Sangihe belum lama ini, telah menurunkan tim observasi ke lokasi perkebunan rakyat yang pohon cengkih yang dikabarkan dilanda kekeringan. Hal ini diakui Kadis Pertanian melalui Wakadisnya S. Tamarol SE, kepada sejumlah wartawan belum lama ini.
Disebut Tamarol, saat ini pi-haknya belum dapat memas-tikan penyebab ratusan ceng-kih di Sangihe itu mengering. Namun dari hasil obeservasi itu, dia menyebut bahwa ada bebe-rapa indikasi yang bisa dija-dikan tolak ukur penyebab ra-tusan pohon cengkih di Sangihe itu mengering. Yakni adanya se-rangan ulat pengerek akar yang biasa disebut warga Sangihe ‘Tambulengen’. Kemudian ka-rena pengaruh musim kemarau panjang yang menyebabkan mati pucuk, serta pengaruh ling-kungan tanaman yang sudah belukar karena tak terurus, serta adanya lapisan cadas pada tanah lapisan bawah.
Sementara itu berdasaran informasi warga lainnya, keke-ringan pohon cengkih di Sa-ngihe ternyata tidak hanya di Kampung Bowongkali Tabu-kan Selatan. Namun hampir di semua perkebunan rakyat, termasuk di wilayah Keca-matan Tamako dan Manga-nitu Selatan. Hal ini pun dibe-narkan salah satu staf Dinas Perkebunan Sangihe. Staf itu yang tak mau namanya diko-rankan menyebut, bahwa lo-kasi yang kebanyakan menga-lami kekeringan terdapat pada lahan yang tidak terurus. “Pohon cengkih yang kering kebanyakan terdapat pada lahan yang tidak terurus. Saat ini para petani enggan mem-bersihkan kebun cengkih mereka karena harganya anjlok,” ujarnya.(med)
|
|