|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
29 Desember 2007
|
|
SBY Lantik Panglima
TNI, KSAD dan KSAU
|
Presiden Susilo Bambang Yu-dhoyono melantik Jenderal Djoko Santoso sebagai Pang-lima TNI, Letjen Agustadi Sa-songko Purnomo sebagai Ke-pala Staf Angkatan Darat (KSAD), dan Marsekal Madya Subandrio sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), di Istana Negara, Jakarta, Ju-mat (28/12) kemarin.
Penetapan jabatan Panglima TNI, KSAD, dan KSAU yang baru dilakukan berdasarkan keputusan Presiden No 60 dan No 61/TNI/2007.
Hadir pada acara tersebut Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah menteri Kabinet In-donesia Bersatu, Ketua DPR Agung Laksono, Ketua MPR Hi-dayat Nurwahid, Ketua Mah-kamah Konstitusi Jimly Ass-hiddiqie, Jaksa Agung Hen-darman Supandji, Kapolri Jenderal Sutanto, Ketua Mah-kamah Agung Bagir Manan, dan sejumlah pejabat TNI.
Djoko Santoso adalah alum-nus Akademi Militer (Akmil) 1975. Kiprahnya di TNI-AD le-bih banyak dihabiskan di bi-dang intelijen dan menanjak namanya terutama sejak men-jabat sebagai Panglima Kodam XVI/Pattimura sekaligus Pang-lima Komando Operasi Pemu-lihan Keamanan (Pangkoop-slihkam) di Maluku pada periode 2002-2003.
Pria asal Solo kelahiran 8 September 1952 tersebut sebe-lumnya dipercaya menjadi Wakil Asisten Sosial Politik Kepala Staf Teritorial TNI pada 1998, Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro pada 2000, dan setahun kemudian dipercaya menduduki kursi Panglima Divisi II/Kostrad.
Djoko yang tamat dari pen-didikan Sekolah Staf dan Ko-mando Angkatan Darat (Ses-koad) pada 1990, kemudian dipercaya sebagai Panglima Ko-dam Jaya periode Mei-Oktober 2003.
Selanjutnya, ayah dari dua anak ini dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil KSAD sejak 2003 hingga 2005 dan langsung ditunjuk sebagai orang nomor satu di matra darat menggantikan Jenderal Ryamizard Ryacudu.
KSAD dan KSAU
Sementara Letnan Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo merupakan lulusan Akmil 1974. Agustadi mengawali karier militernya sebagai Komandan Peleton 3/A Yonif Linud 305/17/I/K, Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Wakil Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan, Kasdam XVII/Trikora, Panglima Divisi II/Kostrad, dan Panglima Kodam XVI/Pattimura.
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, pada 6 Agustus 1952 itu pernah mengikuti Operasi Seroja di Timtim pada 1975, Operasi Pamungkas di Timor-Timur pada 1978, Operasi Kikis (Timtim) pada 1981, Operasi Kilat (Timtim) pada 1983, Operasi Jaring Merah di NAD (1991-1994), dan Operasi Nuri di Irian Jaya pada 2001.
Penyandang Bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akmil 1974, menjadi-kan sosok Agustadi sebagai salah satu perwira tinggi TNI-AD yang patut untuk memim-pin matra darat. Sementara itu, Marsekal Madya Subandrio adalah lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1975 dan mengawali karier militer-nya sebagai Komandan Ska-dron 7 Pangkalan Udara (La-nud) Suryadharma Kalijati, Subang.
Pria kelahiran Bandung, 22 Maret 1953 itu, kemudian dipercaya sebagai Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sandjaya Bogor, Di-rektur Pendidikan Seskoau, dan Wakil Komandan Seskoau. Lulusan Sekolah Penerbang 1977 itu, kemudian dipercaya untuk menjadi orang nomor satu di jajaran Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI-AU serta Komandan Seskoau.
Sosok pendiam ayah dari tiga putri itu, semakin menanjak kariernya sejak dipercaya untuk menjadi Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) II, Asisten Logistik KSAU dan sebelum dilantik sebagai KSAU, adalah orang nomor dua di matra udara.
Pergantian jabatan di tubuh TNI tidak hanya terjadi di level bintang empat, seperti Pang-lima TNI, KSAD, dan KSAU. Di level bintang tiga, pergantian jabatan juga terjadi. Salah satunya pergantian pemegang jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.
Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/ 288 / XII / 2007 tanggal 27 Desem-ber 2007, telah diputuskan pemberhentian dan pengang-katan tujuh orang dalam jaba-tan di lingkungan TNI. Pergan-tian jabatan ini terdiri dari dua orang di jajaran Mabes TNI dan lima orang di jajaran TNI AU. Di jajaran Mabes TNI, Letjen Erwin Sudjono yang menjabat Kasum akan diganti oleh Laks-da TNI Tedjo Edhy Purdijanto.
Erwin, yang merupakan ipar Presiden SBY memasuki masa pensiun. Sementara Tedjo, sebelumnya menjabat Dan Sesko TNI. Jabatan Dan Sesko TNI yang ditinggalkan Tedjo dipercayakan kepada Marsda TNI Ida Bagus Sanubari yang sebelumnya menjabat Aslog KSAU.
Sementara itu di jajaran Mabes TNI AU, Marsda TNI I Gusti Made Oka yang sebe-lumnya menjabat Asrena KSAU menjadi Wakil KSAU meng-gantikan Laksdya Subandrio yang telah dilantik menjadi KSAU. Marsma TNI Dradjad Rahardjo yang sebelumnya menjabat Wadan Kodikau diangkat menjadi Dan Kodikau dan Kolonel Pnb L Tony Su-santo yang sebelumnya menja-bat Dirdik Seskoau menjadi Wadan Kodikau.
Sementara satu orang mutasi antarjabatan dalam pangkat yang sama, yaitu Marsda TNI Wardjoko dari Dan Kodikau menjadi Asrena KSAU.(mdc/dtc)
|
|