|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
29 Desember 2007
|
|
Belang, Ratatotok, dan Pusomaen Terendam Air
|
Hujan yang terus-menerus mengguyur beberapa hari terakhir, membuat sejumlah wilayah di Mitra terendam air. Pemandangan ini bisa dilihat di Kecamatan Belang, Kecamatan Ratatotok dan Kecamatan Pusomaen.
Hujan deras mengguyur Mi-tra sejak Jumat (28/12) pagi kemarin hingga tadi malam. Dan sebagaimana terpantau, hujan deras tersebut tak ha-nya membuat genangan air, tetapi juga membuat terjadi-nya tumpukan material di ba-dan jalan ada yang hanyut terbawa hujan. Kondisi ini membuat pengguna jalan cu-kup terganggu.
Sementara itu di pusat ibukota Belang hingga kini kondisi air masih sebatas lu-tut dan belum turun. Camat Belang, Sumaryadi Umar me-ngatakan, hingga kini akibat hujan aktivitas masyarakat cukup terganggu meski tidak seperti pada 25 desember lalu. Dari data yang didapat, sejak 25 Desember lalu desa yang tergenang adalah di Desa Borgo, Desa Buku, Desa Be-lang dan Desa Buku Selatan.
Umar mengatakan, hal ini diakibatkan jebolnya tanggul penahan air di sungai Wawe-sen belakang kampung yang melintasi sungai ini. Dari la-poran yang diterima, hingga kemarin warga yang menjadi korban genangan air ini ma-sing-masing 70 Kepala Kelu-arga (KK) di Desa Borgo, 100 KK di Desa Belang, 150 KK di Desa Buku Selatan, dan KK di Desa Buku.
Warga yang menjadi korban ini terpaksa mengungsi di ru-mah sanak saudara dan te-tangga terdekat. Selain itu hujan deras juga telah mem-buat lahan pertanian teren-dam dan tanaman menjadi rusak. Untuk tanaman padi sawah misalnya, sekitar 15 hektar lahan yang rusak.(dax)
|
|