|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bunga Deposito Talaud
Diduga Masuk Kantong Pribadi
|
Pengusutan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut telah mengantongi beberapa bukti kuat mengenai dugaan penyelewengan pendepositoan uang milik Pemkab Talaud. Beberapa bukti yang dimaksud antara lain aliran dana bunga dari deposito yang diduga hanya masuk ke kantong pribadi oknum-oknum tertentu.
Juru bicara Kajati Sulut yang juga Kasi Penkum dan Humas, Reinhard Tololiu SH yang dikonfirmasi menyata-kan mereka memang sudah tahu dari mana sumber dana yang didepositokan Pemkab Talaud, demikian juga dengan penggunaan bunganya. “Tapi karena baru sebagian yang berhasil diperoleh penyidik. Kami belum bisa mengeks-posnya saat ini,” tukasnya ke-pada wartawan, Selasa (13/02), di ruang kerjanya.
Dikatakan Tololiu, mende-positokan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memang diperbolehkan. Tapi apakah APBN termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) belum tentu bisa.
Sebab dalam Peraturan Pemerintah (PP) 105 Tahun 2000 yang dipakai Menteri Dalam Negari (Mendagri) me-restui pendepositoan tersebut dengan tegas menyatakan hal itu bisa memberi manfaat bagi peningkatan pelayanan mas-yarakat dan tidak mengga-nggu likuiditas pemerintah daerah.
“Kalau bunga depositonya kembali ke kas daerah dalam bentuk pendapatan mungkin saja akan memberi manfaat bagi masyarakat tapi kalau masuk ke kantong pribadi apa itu memberi manfaat untuk ma-syarakat. Atau kalau dikata-kan tidak mengganggu likui-ditas tetapi ketika harus men-cairkan dana un-tuk se-suatu ke-perluan dan da-nanya ti-dak bisa dicairkan karena didepo-sitokan apakah itu tidak mengganggu,” tukasnya sem-bari menyatakan kalau ter-nyata ditemui hal semacam ini bagi kejaksaan itu sudah merupakan pidana.
Lanjut Tololiu, kasus ini akan terus diseriusi Kejati Sulut dan mengenai sejum-lah dugaan masih terus di-lakukan pendalaman oleh tim penyidik sedangkan soal Men-dagri tersebut akan dianggap sebagai masukan. Namun ditegaskannya, deposito dana tersebut di bank atas nama Pemkab Talaud sementara bunganya yang masih terus ditelusuri.(gra)
|
|