|
Soal pernyataan Ketua pengda PSSI Sulut
AD/ADRT Tidak Mengatur Kepengurusan Hingga Delapan Tahun
|
|

|
|

|
|

|
|
|
February 15, 2007
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
PERMASALAHAN Pengurus Daerah (Pengda) PSSI Sulawesi Utara semakin seru saja untuk diikuti. Betapa tidak, tudingan yang dilayangkan pemerhati bola Sulut, Arie Kussoy terhadap Pengda PSSI disambut balik Ketuanya, Drs Syachrial Damapolii. Bahkan kini, Kussoy menginformasikan tidak ada AD/ADRT yang mengatur kepengurusan Pengda PSSI hingga delapan tahun.
“Tanpa memperbesar masalah dengan Ketua Pengda PSSI Sulut, saya hanya bisa menginformasikan bahwa AD/ADRT tidak mengatur masa kepengurusan suatu organisasi hingga delapan tahun,” papar Arie Kussoy, yang dihubungi semalam.
Menurut Komisi Pelatih, Teknik dan Pembinaan Pengda PSSI Sulut, aturan mana yang mengatakan bahwa kepengurusan hingga delapan tahun. Bayangkan saja, dari tahun 1999 hingga 2007 ini Pengda PSSI tidak pernah sekalipun melakukan rapat, apalagi mengundang para pengurusnya. “Kalau saya ketinggalan atau harus banyak belajar, kemungkinan saya tidak pernah diundang dari rapat. Tetapi umumnya, teman-teman di Pengda PSSI juga menyuarakan hal serupa, dimana Pengda vakum selama delapan tahun,” tandas Kussoy.
“Saya pikir, Ketua keliru membuat pernyataan. Kalaupun bilang saya tidak aktif, parameter mana yang digunakan. Ataukah mungkin karena saya tidak melatih lagi,” aku Kussoy, sambil kembali menjelaskan bahwa tidak ada organisasi yang kepengurusannya hingga delapan tahun. Paling-paling hanya 5 tahun.
Disinggung soal calon yang dijagokan Ketua Pengda PSSI Sulut, Drs Syachrial Damapolii, Kussoy hanya memberkan arahan. “Siapapun calon yang akan diusung nanti, pokoknya memiliki misi dan visi untuk memajukan sepakbola di Sulut,” aku Kussoy.
Diakhir pembicaraan, Kussoy menekankan, bahwa apa yang saya lakukan ini tidak ada unsur lainnya, melainkan demi untuk memajukan persepakbolaan di Sulawesi Utara yang kita cintai.(ade)
|