|
Panpel Manado hanya dapat pajak tontonan
Laga Persmin vs Perseman di
Klabat
|
|

|
|

|
|

|
|
|
February 16, 2007
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
PENGUNAAN Stadion Klabat yang awalnya terjadi tarik menarik, akhirnya telah mencapai kesepakatan, menyusul direstui pemakaian Stadion kebanggaan masyarakat Sulut oleh Badan Liga Indonesia. Empat laga Persmin akan digelar di Stadion Klabat, dimana awalnya Manguni Makasiouw akan menjamu Perseman Manokwari, Minggu (18/2) nanti.
Pengunaan Stadion Klabat tersebut, dibenarkan Panitia Pelaksana kompetisi Liga Djarum Indonesia, Manado, Drs Jefrry Talumepa. Menurut Kepala Bagian Mental dan Spiritual Pemerintah Kota Manado, persetujuan dengan BLI dan panpel Manado sudah mencapai titik temu, dimana empat laga Persmin akan digelar di Stadion Klabat. Itupun karena belum rampungnya renovasi Stadion Maesa Tondano sebagai homeground-nya Fleitas dkk.
“Dari hasil pertemuan tadi siang (Kamis, 15/02, red) dengan seluruh pengurus panpel Persmin dan Kami sebagai Panpel lokal Manado, diperoleh hasil bahwa semua teknis pelaksanaan diserahkan ke panitia lokal Manado. Dan untuk hal-hal lain akan dikoordinasi kemudian,” papar Talumepa.
Dari hasil pertemuan itu, lanjut Talumepa, untuk pendapatan lewat karcis diserahkan kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Kompetisi Liga Djarum Minahasa. “Untuk penjualan dan cetak tiket serta keuntungan dari hasil penjualan, diserahkan kepada panpel Minahasa. Dan kami (panpel lokal Manado, red) hanya memperoleh pajak tontonan saja,” beber Talumepa.
Prinsipnya, kata Talumepa, Panpel lokal Manado siap dan akan mensukseskan gelaran pertandingan ini. ”Kami siap mengelar pertandingan ini, apalagi kami telah mendapat kepercayaan dari panpel Minahasa. Makanya kepercayaan itu akan kami pergunakan sebaik-baiknya demi suksesnya pertandingan ini,” kunci Talumepa.
Empat Laga di Stadion Klabat masing-masing menghadapi Perseman Manokwari Minggu (18/02), PSM Makassar Rabu (21/02), PSIM Yogyakarta Minggu (11/03), Deltras Sidoarjo Selasa (13/03).(anq)
|