HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

16 February 2007

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Muluskan lamaran di Tibum 
Enam Eks Personel Pol-PP Catut Nama Walikota 

 

 IKUTI BERITA LAIN

DPRD pertanyakan niat gubernur 
Pandu Punya Lahan Kosong, Permintaan Pemprop Bukan Masalah

Pimdekot Jarang Hadir, Kinerja DPRD ‘Goyang’

ACI gagas gerakan anti sampah teluk Manado 
Rumah Makan Reklamasi Turut Berandil Sampah di Pantai

Jadi ‘jelmaan baru’ PKL yang ditertibkan 
Pedagang Asongan (Juga) Akan Ditertibkan

Tibum klaim tindaki 62 kasus 
Pelanggar Perda Marak, Satkorlak (Terkesan) tak Berfungsi

Bantah dikatakan sering tak hadiri hearing 
Kowaas Tuding Pernyataan Parasan tak Berdasar

Lintas Berita Kota

Nama Walikota Jimmy Rimba Rogi dicatut enam oknum eks personel Polisi Pamong Praja. Hal ini dilakukan untuk memuluskan maksud mereka saat mengajukan lamaran menjadi Pol-PP di Dinas ketertiban Umum (Distibum).

Demikian dijelaskan Kepala Distibum, Drs Jimmy Kowaas MSi. Menurutnya, enam oknum tersebut masing-masing Keenamnya masing-masing Alfred Rakinaung, Abden Kornelis, Rivo Hantong, James Lombogia, Rino dan Rikwan. Akibat perbuatan tersebut, kata Kowaas, maka pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan keenam orang tersebut.
Penegasan Kowaas ini sekaligus menanggapi keluhan warga bernama Ny Stin Rakinaung yang mengaku anaknya salah satu dari enam orang yang diberhentikan secara sepihak oleh Distibum. “Mereka telah mencatut nama walikota waktu masuk ke sini. Mereka malahan mengaku sebagai tim sukses walikota,” kata Kowaas, Kamis (15/02). 
“Saya kemudian menghadap pak wali untuk mengkonfirmasikannya. Apakah keenam orang tersebut memang benar orangnya pak walikota. Pak wali justru mengatakan tak pernah memberi rekomendasi untuk masuk jadi Satpol PP. Oleh sebab itu mereka dikeluarkan karena mereka telah menipu saya,” bebernya. 
Diketahui, enam orang satpol PP tersebut direkrut bulan November dan diberhentikan pada bulan Desember lalu. Menurut Ny Rakinaung, anaknya telah mengeluarkan uang untuk pembuatan seragam Rp 300 ribu. “Belum lagi uang transportasi yang menggunakan uang sendiri. Jadi saya ingin kejelasan,” tandasnya.(win)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin