|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Jelaskan soal angka 5,0
Lomban: Jangan Salah Paham Soal SKL
|
Ketakutan warga pendidikan khususnya siswa dan orang tua siswa soal Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Ujian Nasional ternyata mendapat perhatian khusus Kadis Diknas Sulut, Drs Alvius Lomban MSi. Kepada Komentar, Lomban mengatakan agar semua pihak tidak salah memahami soal SKL 5,0 tersebut.
Menurut Lomban yang juga Ketua Penyelenggara Unas 2006-2007, dalam Prosedur Operasio-nal Standar (POS) menjelaskan peserta UN dinyatakan lulus UN jika memenuhi standar kelu-lusan Unas 5,0 untuk semua mata pelajaran.
“Dalam penjelasan POS diha-rapkan siswa peserta Unas me-miliki nilai rata-rata minimum 5,0 untuk seluruh mata pela-jaran yang diujikan (termasuk nilai uji kompetensi untuk SMK), dengan tidak ada nilai di bawah 4,25,” jelasnya.
Juga lanjutnya dikatakan lulus jika siswa meraih nilai minimum 4,00 pada salah satu mata pela-jaran, dengan nilai mata pela-jaran lainnya yang diujikan pada Unas masing-masing minimum 6,00. “Contoh simpelnya begini, siswa dinyatakan lulus jika di bidang studi Bahasa Indonesia dapat nilai 5, Matematika 5 dan Bahasa Inggris 5, total 15 dibagi 3 nilainya 5. Contoh dinyatakan tidak lulus jika Bahasa Indo-nesia dapat 5, Matematika 6 dan Bahasa Indonesia 4. Dia di-nyatakan lulus jika Bahasa In-donesia 5, Matematika 6 dan Ba-hasa Inggrisnya 4,25. Kalau dia dapat satu pelajaran nilai 4, mi-nimal dua pelajaran lainnya harus 6,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya yakin nilai capaian siswa Sulut di atas rata-rata 6 untuk semua pela-jaran yang di-Unaskan. “Jadi se-mua kembali kepada kita semua agar mematangkan persiapan. Kami juga mengimbau agar Di-nas Pendidikan kabupaten/kota berkoordinasi soal pelaksanaan Pra Unas. Kami harap Pra Unas merupakan latihan terakhir sebelum mereka menghadapi Unas,” pungkasnya.(irv)
|
|