HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

19 February 2007

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Kota 


Rabu, Babi JJS di Pantai Tuminting akan Digasak 
Babi yang dibiarkan berkeliaran di pantai Kecamatan Tuminting rupanya akan senasib dengan bentor. Ini karena keduanya akan jadi target penertiban pemkot. Khusus untuk babi yang JJS (jalan-jalan seenaknya), pihak kecamatan akan menertibkannya Rabu (14/02) lusa. 
Penegasan bakal ditertibkannya babi dilontarkan Camat Tuminting Hanny Solang akhir pekan lalu. Mengingat babi yang berkeliaran akan membuang kotoran sembarangan. Ujung-ujungnya dapat mengganggu kesehatan warga dan kebersihan linkungan. Dikatakannya, babi di wilayahnya paling banyak berkeliaran di pantai Sindulang I dan II, Karangria, Maasing dan Tumumpa II. 
“Selama pekan ini (pekan lalu, red) kami sudah mensosialisasikan kepada pemilik untuk mengkandangkan babinya. Sosialisasi ini sampai Selasa depan (besok, red). Kami baru akan melakukan penangkapan hari Rabu,” tukas Solang kepada wartawan di ruang kerjanya. 
Dibeberkan Solang, pantai Sindulang dulunya sering menjadi tempat warga bersantai. Namun sejak banyak babi yang menimbulkan kotoran, warga jadi enggan kongkow-kongkow. Meski demikian, ia mengaku sedang mencari tempat untuk mengandangkan babi sitaan. “Pokoknya babi yang tertangkap takkan dipulangkan kepada pemilik. Soalnya mereka kan sudah diberi pemberitahuan lewat aparat kelurahan dan kepala lingkungan,” tegasnya. 
Lucunya lagi, tutur camat, para peternak sengaja membiarkan babinya berkeliaran supaya selamat dari gempa dan tsunami.(win) 

Sampah Beterbangan, Truk Sampah Perlu Ditutup
Kondisi truk pengangkut sampah di Manado, mungkin perlu diberi penutup ladbak. Pasalnya, akibat ladbak yang terbuka, banyak sampah yang beterbangan dari atas truk. Berdasarkan pantauan koran ini sabtu (10/02) pekan lalu, di pasar Karombasan misalnya, sebagian besar truk pengangkuit sampah muatannya penuh, sehingga banyak sampah yang kemudian berceceran dan beterbangan hingga ke jalan. Hal ini sebenarnya tidak akan terjadi kalau saja truk pengangkut sampah ini tidak mengangkut sampah terlalu banyak, atau bisa saja truk-truk ini atasnya ditutup.
“Mungkin ini truk penutup sampah perlu ditutup, supaya kan kalau mengangkut sampah nda tako-tako sampah ini beterbangan, apalagi kalau angin kencang. Ini sampah kalau beterbangan kan hal ini sangat mengganggu pejalan kaki atau bisa menyebabkan jalan menjadi kotor,” kata Yohannes, salah seorang warga kepada Komentar
“Kalu truk ditutup juga akan meminimalisasi polusi udara yang ditebarkan dari sampah-sampah tersebut,” kata Agustinus, wrga lainnya. (tr-01)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin