|
|
|
![]() |
![]() |
|
Malas Ngantor, Legislator
Sulut Dituding Makan Gaji Buta
|
Kinerja sejumlah anggota DPRD Sulut kembali disorot. Menariknya, sorotan kali ini lagi-lagi berkaitan dengan masalah kehadiran para legislator. Sebagaimana diung-kapkan salah satu artis papan atas Manado Roy Wonok, Minggu (18/02) kemarin. Menurutnya, sikap malas yang ditunjukkan oleh sejumlah anggota DPRD Sulut tak ubahnya seperti makan gaji buta.
“Ini tak ubahnya seperti makan gaji buta. Sebab semua hak telah diberikan, namun kewajiban mereka sebagai wakil rakyat tidak dijalan-kan. Bahkan menu-rut saya ini bentuk lain dari praktik ko-rupsi,” ujarnya.
Senada dikatakan Ketua Pe-muda GMIM Wilayah Tompa-sobaru, Pnt Jhonly Ombeng SE. Menurutnya, partai pe-ngusung harus bertanggung jawab dan mengambil sikap tegas supaya hal ini tidak te-rus berlarut-larut.
“Fraksi selaku perpanjangan tangan partai punya tanggung jawab untuk memonitor kiner-ja kadernya di DPRD. Nah, ka-lau ada kader yang kinerjanya dinilai kurang baik, harusnya fraksi memberikan teguran atau sanksi,” tukas Jhonly.
Sementara itu, berda-sarkan pan-tauan Komen-tar, selang be-berapa pekan terakhir bebe-rapa anggota DPRD Sulut sangat jarang kelihatan di kantor. Telly Tjanggulung misalnya, hingga Sabtu (17/02) pekan lalu tak kunjung me-nampakan batang hidungnya di Kantor DPRD Sulut.
Sama halnya dengan Jones Rumangkang dan Tuti Goni-bala. Meski beberapakali sem-pat kelihatan masuk kantor, namun kehadiran kedua ang-gota DPRD Sulut ini bisa dibi-lang sangat jarang.
Tuti Gonibala saat dikonfirma-si membantah kalau dirinya ma-las ngantor. Sebab menurut Tu-ti, selama ini dirinya telah me-laksanakan tugas dan kewaji-ban sesuai aturan yang berlaku.
“Siapa bilang saya malas ngantor. Saya kira predikat itu salah alamat. Kalau beberapa pekan terakhir ini saya jarang kelihatan di kantor, itu karena ada penugasan di luar kan-tor,” katanya.
Sementara Telly Tjanggulung dan Jones Rumangkang tak ber-hasil dikonfirmasi setelah bebe-rapa kali dicoba dihubungi.(ran)
|
|