|
Aldo Bareto borong dua gol
Skuad Runtu, Runtuh di Klabat
|
|

|
|

|
|

|
|
|
February 22, 2007
|
|

|
|

|

|
News
Links
|
|
|
|
|

|
DUA gol Aldo Bareto, sang striker PSM Makassar tercipta di menit ke-21 dan 59, sekaligus mengakhiri ‘kebegalan’ Manguni Makasiouw yang optimis meriah kemenangan. Skuad Drs Stevanus Vreeke Runtu runtuh di Stadion Klabat, dalam laga lanjutan kompitisi Liga Djarum Indonesia 2007, Rabu (21/02).
Tiga kekalahan Persmin dari Persis Solo 0-1, Persijap 0-1 dan PSM Makassar 0-2 melengkapi target Manguni Makasiouw untuk meraih gelar juara Liga Indonesia.
Hanya meladeni Juku Eja, julukan PSM Makassar yang bermaterikan pemain-pemain muda usia hasil binaan sendiri, tim yang bermaterikan pemain-pemain berkualitas dan pemain timnas U-23 tahun Indonesia, tak mampu meraih kemenangan. Fleitas dkk bahkan pada babak pertama dibuat tak berkutik.
Skuad Runtu sebenarnya memiliki banyak peluang, tapi selalu gagal dalam penyelesaian akhir. Praktis peluang yang dimiliki hanya melenceng dari gawang PSM yang dijaga Samsidar. Tercatat, selama 90 menit pertandingan, sedikitnya Persmin memiliki 16 kali peluang, baik dari tendangan sudut maupun kerjasama tim, dan hanya tiga tendangan saja yang mengarah ke gawang lawan. Sementara, untuk shoot wide (tendangan melebar, Persmin tercatat enam kali (tiga kali di babak I dan tiga kali di babak II) sedang dari PSM empat kali (dua kali di babak I dan dua kali di babak II) sedangkan untuk shoot on goal (tembakan ke arah gawang), Persmin memiliki tiga kali, semuanya hanya terjadi dibabak kedua.
PSM dari dua kali tembakan ke gawang, keduanya menghasilkan gol. Untuk tendangan sudut Persmin memiliki 10 kali kesempatan dan tim tamu hanya memiliki delapan kali kesempatan.
Laga krusial itu, Persmin tak bisa memaksimalkan peluang yang ada. Hal ini pun turut dibenarkan pelatih kepala Persmin Minahasa, Djoko Malis Mustofa.
Menurut mantan pelatih timnas U-23, bahwa pemain-pemain selalu gagal dalam penyelesaian akhir, dan terlalu terburu-buru. Sehingga berpengaruh pada pertahanan.
”Pemain belakang kami gagal melakukan koordinasi yang baik di lapangan dan akibatnya terjadi dua kesalahan yang tak perlu,” ujarnya.
Namun menurut Djoko dengan kekalahan ini, dirinya akan terus melakukan evaluasi tim. “Kekalahan ini akan menjadi pertimbangan khusus untuk mengevaluasi kembali. Dan Saya berjanji akan secepatnya melakukan pembenahan lagi,” ungkap Djoko.(anq)
DATA dan FAKTA
Pengawas Pertandingan: Imam Muksan
Wasit : H.M. Olehadi
Asisten Wasit I : Bakir
Asisten Wasit II : Sulis Andri Asmawan
Wasit Cadangan : Sunarjo Joko
Kartu Kuning:
Ahmad Amiruddin, Iqbal Samad (PSM), Alcidio Fleitas (Persmin)
PERSMIN:
Sukirmanto, Khomad, Fabiano, Warsidi (Stenly Katuuk), Supriono, Kamga Dupleix, Sisiwanto, Uilian Saoza, Zulkifli S (Marthen Tao), Jibby Wuwungan (Hendra Ridwan), Alcidio Fleitas (c).
Manager : Ricky Pontoh
Pelatih : Djoko Malis
PSM Makassar
Samsidar, Nomo Teh Marco, Iqbal Samad, Hamdi Hamzah, Faturahman, Irsyad Aras, Carlos Alberto, Ali Khadafi, Samsul Chaeruddin (c), Ahmad Amiruddin (Sardinata), Aldo Bareto (Diva Tarkas).
Manager : Islah Idrus
Pelatih : Samsuddin Umar (Caretaker)
STATISTIK PERTANDINGAN
PERSMIN Stat PSM
0 Gol 2
1 Kartu Kuning 2
0 Kartu Merah 0
3 Tembakan ke Gawang 2
6 Tembakan Melebar 4
10 Tendangan Sudut 8
5 Offside 7
7 Melakukan Pelangaran 15
55 Ball Position 45
|