|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
01 April 2008
|
|
Ratusan juta rupiah kas daerah kembali terkuras
Studi Banding Jadi Syarat Muluskan Ranperda
|
Ratusan juta rupiah kas daerah Sulut dipastikan akan kembali terkuras, hanya untuk urusan kunjungan kerja ke luar daerah pihak anggota DPRD Sulut. Pasalnya, dalam upaya memuluskan pembahasan Ranperda jadi sebuah Perda, studi banding menjadi persyaratan utama.
Pansus I yang membahas Ranperda Wajib dan Pilihan yang Menjadi Kewenangan Pemprop Sulut, dikabarkan akan melakukan kunjungan ke Batam. Kunjungan ini akan dipimpin Ketua Komisi A DPRD Sulut, Jemmy Lelet SH, selaku Koordinator Pansus I.
Pansus II yang membahas Ranperda Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah serta Sekretariat DPRD Sulut, dan Ranperda Organisasi Tata ker-ja Dinas dan Sekretariat serta Ranperda Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Pe-rencanaan Pembangunan De-wan, Lembaga Teknis Daerah, Sat Pol PP dan Badan Narko-tika Pemprop Sulut, di mana Pansus ini akan menuju Dae-rah Sumatera Selatan. Kunju-ngan kerja ini akan dipimpin Ketua Komisi B DPRD Sulut, Viktor Mailangkay SH MH, se-laku Koordinator Pansus II.
Pansus II untuk membahas Ranperda Tata Ruang, akan membidik seperti tim Pansus I yakni daerah Batam. Kunju-ngan kerja ini dipimpin Sekre-taris Komisi A DPRD Sulut Frangky Wongkar SH, selaku Koordinator Pansus III.
Sementara kunjungan kerja Pansus IV yang dipimpin per-sonel Komisi C DPRD Sulut Steven Kandouw, masih ku-rang jelas. Pansus ini memba-has Ranperda perubahan ke-dua peraturan daerah Pem-prop Daerah Tingkat I Sulut , No 6 Tahun 1998, tentang pa-jak bahan bakar kendaraan bermotor. Serta Ranperda Per-ubahan Penyertaan Modal Pemprop pada PT Bank Sulut. Mailangkay dan Sekretaris Komisi C DPRD Sulut, James Sumendap SH, mengatakan daerah kunjungan yang ditu-ju, terkait dengan pembahas-an Pansus masing-masing.
Berdasarkan informasi yang diterima Komentar, dana ra-tusan juta rupiah kas daerah akan terkuras, sebab setiap anggota dewan akan meng-habiskan dana sekitar Rp 8-9 juta, sudah termasuk biaya pulang pergi, akomodasi dan uang saku. Sehingga bila di-akumulasikan jumlahnya tembus ratusan juta ru-piah.(ran)
|
|