|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Tomohon dan Sekitarnya |
02 April 2008
|
|
FPG Minta Walikota Bebaskan
Biaya KTP Rakyat Miskin
|
Pemahaman dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat kecil, mulai dilakukan Partai Golkar Kota Tomohon saat ini. Nuansa baru yang nampak segar itupun merembes hingga kepada sikap Fraksi Partai Golkar (FPG) Kota Tomohon, yang memintakan agar Walikota Tomohon, membebaskan biaya KTP rakyat miskin.
Perobahan pemahaman yang menitik beratkan terhadap ke-pentingan rakyat kecil, terung-kap lewat sikap dan panda-ngan FPG pada penetapan be-berapa Ranperda Kota Tomo-hon, yang Senin (31/03) tampil perdana di depan Ketua DPD Golkar Kota Tomohon yang ba-ru, Jefferson SM Rumajar SE yang juga Walikota Tomohon.
“FPG mengusulkan agar Wa-likota Tomohon dapat membe-baskan masyarakat yang ku-rang mampu di Kota Tomohon untuk penerbitan KTP,” ujar Ketua FPG Jimmy H Eman SE.
Keberpihakan PG ini, mulai menunjukkan kelasnya seba-gai partai yang mumpuni dan dewasa, serta sanggup menun-jukkan keberpihakan pada rak-yat kecil. “Permintaan FPG un-tuk membebaskan masyarakat yang kurang mampu di Kota Tomohon untuk penerbitan KTP, tentunya pula harus diba-rengi dengan pendataan kepa-da masyarakat yang betul-betul tidak mampu, agar ada rasa ke-adilan,” sambung Pdt Renata Ticonuwu STh yang juga Wakil Ketua PG Kota Tomohon, yang kala itu didampingi anggota FPG lainnya, Andy Sengkey dan Marthen Gosal.
Bahkan Wakil Ketua Dewan Kota Tomohon, yang juga Sek-retaris PG Kota Tomohon Piet HK Pungus SPd menyatakan PG siap memfasilitasi bagi masyarakat yang kurang mampu tersebut untuk pe-nerbitan KTP.
“Ini menjadi program prio-ritas dan mendasar bagi Partai Golkar Kota Tomohon yang memulai debutannya dalam menghadapi Pemilu 2009,” pa-par Pungus berapi-api.
Pungus berharap, agar ma-sukan ini dapat direspon Peme-rintah Kota Tomohon, karena ini menyangkut kepentingan rakyat jelata. “Kalau direspon Pemkot Tomohon secepatnya itu sudah sangat bagus, kare-na kesemuanya demi kepenti-ngan rakyat,” aku Pungus.
Ketika disinggung kenapa ti-dak dimintakan pembebasan, Andy Sengkey langsung me-nimpalinya. “Itu tidak adil. Ka-rena kalau semua dibebaskan KTP nya, berarti orang mampu dan orang kaya pun disubsidi. Olehnya, kalau ingin memban-tu haruslah kepada orang-orang atau rakyat yang betul-betul sangat membutuhkan-nya,” papar Sengkey.
“Golkar Tomohon kali ini te-lah berubah perspektif pelaya-nannya, yakni menjadikan orang-orang miskin dan kurang mampu yang kita advokasi, dan bantu agar mereka diber-dayakan serta betul-betul me-nikmati pembangunan di Kota Tomohon yang kita cintai ini,” ungkap Sengkey, yang juga Bendahara PG Kota Tomohon.
Secara terpisah, beberapa masyarakat menyambut po-sitif usulan FPG untuk mem-bebaskan biaya KTP bagi mas-yarakat miskin. “Ini pendapat yang sangat positif. Nyata sekali bahwa PG sekarang te-lah benar-benar peduli dengan nasib masyarakat miskin. Sa-lut buat Golkar,” ujar Tenny Kaunang, yang mengaku war-ga Tomohon, ketika dijumpai di Kantor Walikota Tomohon, kemarin.
Bukan ini saja, kata Kau-nang, kenekatan personil FPG untuk mengusulkan pembeba-san biaya KTP di depan Ketua PG Kota Tomohon patut di-acungi jempol. “Luar biasa. Kenapa baru sekarang Golkar menerapkan pemahaman terhadap kepentingan masya-rakat tidak dari dulu. Tapi mungkin kuncinya ada pada sang Ketua Golkarr,” ungkap Kaunang.
Ketika ditanya, apakah mungkin perhatian ini hanya karena kepentingan Pemilu 2009?. “Masyarakat tidak mau tahu, apakah itu untuk ke-pentingan Pemilu 2009 atau lain-lainnya. Masyarakat hanya mampu berterima ka-sih, karena masih ada Golkar yang memperhatikan nasib dan kesejahteraan masyara-kat. Bila dibandingkan dengan partai lain, Golkar tidak per-nah mengumbar janji, melain-kan mewujudkan setiap per-mintaan masyarakat,” tandas Kauang.(ade)
|
|