HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

03 April 2008

Empat daerah pemekaran jadi ‘pilot project’ 
PG-PDIP Sulut Sambut Positif 


Disahkannya calon perseorang-an/independen dalam pilkada, disebut-sebut akan menggerogo-ti ‘rezeki’ dan otoritas kalangan parpol. Namun dua parpol terbe-sar di Sulut, masing-masing Par-tai Golkar (PG) dan PDIP, tidak merasa tersaingi. Malah mere-ka menyambut positif keha-diran kandidat lewat kendaraan non-parpol. 
Justru pentolan Golkar dan 
PDIP menilai, terakomodirnya calon perseorangan, akan me-ningkatkan selektivitas partai dalam melakukan rekrutmen kandidat. Oleh sebab itu, Se-kretaris Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Sulut Jem-my Lelet SH, ketika diwawan-carai, bersikap welcome ter-hadap kandidat perseorang-an, karena hal ini sudah di-atur dalam undang-undang. 
Bagi dia, terakomodirnya un-sur perseorangan dalam pilka-da, merupakan suatu langkah maju dalam berdemokrasi. Dan ini tidak membatasi hak asasi manusia. Ketua BK DPRD Sulut ini menambah-kan, Partai Golkar tidak per-nah gentar dan merasa teran-cam dengan aturan ini, sebab Golkar Sulut yang saat ini di-komandani Pnt Jimmy Rimba Rogi SSos, semakin mapan da-lam kompetisi di setiap ting-katan, baik itu pemilu, pilkada dan pilpres. Apalagi dalam sis-tem penetapan kandidat ke-pala daerah, yang menjadi po-la penetapan adalah hasil survei.
Senada, Sekretaris DPD PDIP Sulut, Frangky Wongkar SH, juga menyambut positif calon independen yang disahkan lewat perubahan UU nomor 32/2004. Sama seperti Lelet, Wongkar mengaku pihak PDIP Sulut tidak merasa terancam dengan kehadiran calon per-seorangan ataupun indepen-den. Justru munculnya aturan ini, akan memperkuat eksis-tensi partai dalam melakukan konsolidasi. 
“PDIP sudah lama mengako-modir calon independen da-lam pilkada. Sehingga per-soalan ini bukanlah hal yang baru buat PDIP,” tukas Wong-kar sambil menambahkan, dengan munculnya calon per-seorangan ini, tentunya akan melecut motivasi bagi partai supaya lebih selektif dalam merekrut kandidat. 
Lelet dan Wongkar sendiri berpendapat dari sisi strategi politis, bahwa kekuatan partai politik lebih dominan untuk meraih kesuksesan dalam pil-kada, sebab partai politk sudah mempunyai basis massa yang jelas yang terorganisir hingga di tingkat kelurahan dan ling-kungan. Namun semua itu ha-rus pula didukung dengan figur yang benar-benar disukai oleh rakyat.
Sementara Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut Toar Palilingan SH mengatakan, empat daerah pemekaran di Sulut yang dalam dekat ini akan melakukan pilkada, ba-kalan jadi pilot project muncul-nya kandidat perseorangan. Sebab tindak lanjut dari un-dang-undang yang mengakur tentang pilkada, tidak perma-nen harus menunggu muncul-nya peraturan pemerintah. Pasalnya, hal ini bisa diatur lewat peraturan dan perun-dang-undangan KPU. 
Kalangan masyarakat pun ikut gembira dengan terakomo-dirnya calon independen. Se-perti yang disampaikan man-tan calon gubernur yang per-nah merintis jalur independen, Yoppy Worek. “Saya sebagai orang yang pernah mempelopo-ri jalur ini, tentu sangat gem-bira dan ini patut didukung se-mua kalangan,” tandas warta-wan senior Sulut ini.
Bahkan salah satu pemimpin redaksi koran lokal di Sulut ini menegaskan, politik bukanlah semata-mata milik kelompok atau organisasi tertentu, dalam hal ini partai politik, tetapi juga milik perseorangan. “Memang selama ini parpol merupakan jalur berpolitik, tapi bukan sa-tu-satunya. Calon independen adalah alternatif lain,” tandas-nya dengan menambahkan, memang kalau melihat persya-ratan yang ada untuk maju dari perseorangan, agak sulit. “Tetapi paling tidak sudah ada langkah maju,” tukasnya.(ami/ran)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin