|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Politik dan Pemerintahan |
03 April 2008
|
|
Digaet Pemprop untuk tunjang transportasi dan promosi
Logo WOC akan Dipampang di Pesawat Lion Air
|
Pemprop Sulut menggan-deng maskapai penerbangan nasional, Lion Air, dalam usaha menunjang pelaksa-naan World Ocean Confe-rence (WOC) 2009. Salah satu isi kesepakatan ada-lah memampang logo WOC di badan pesawat Lion Air.
Gubernur Sulut, Drs SH Sa-rundajang mengatakan, ma-salah transportasi merupa-kan hal yang sangat menentu-kan suksesnya WOC. “Kita sementara berpikir bagaima-na mendatangkan peserta yang jumlahnya mencapai sekitar 3 hingga 5 ribu orang. Lion Air kita harapkan akan menjadi salah satu official carrier,” kata Sarundajang di ruang rapat Kantor Badan Perencanaan dan Pemba-ngunan Daerah (Bappeda) Sulut, Rabu (02/04).
Dalam kesempatan ini, Sarundajang mengatakan agar maskapai penerbangan Lion Air, yang saat ini mampu melayani penerbangan di kawasan Cebu, Davao, Kota Kinabalu, Taipei, Kaoshiung, Hongkong, Fu-kuoka, Seoul, Guangzhou bahkan tidak lama lagi akan membuka penerbangan Singapura dan Vietnam, dapat menjadi sarana pro-mosi yang efektif. Untuk itu, logo dan maskot WOC diha-rapkan dapat dipasang di ba-dan pesawat. Bahkan pemu-taran film maupun majalah yang dimuat di Lion Air me-nuangkan berbagai hal tentang WOC.
“Promosi yang dilakukan Lion Air ini merupakan pro-mosi yang sangat efektif. Dengan demikian, hal ini akan menjadi sarana untuk menjangkau ne-gara-negara lain untuk turut ambil bagian dalam WOC. Bahkan saya dalam waktu dekat ini juga secara khusus akan mengunjungi Jepang dan Vietnam untuk menso-sialisasikan WOC,” tan-dasnya.
Di sisi lain, Presiden Direk-tur Lion Air, Rusdy Kirana mengatakan, investasi yang ditawarkan Sarundajang tersebut merupakan suatu tantangan yang menggairah-kan. Dan diharapkan hal ini tidak saja berlangsung selama masa kepe-mim-pinan Sarundajang tetapi juga akan dilakukan oleh ke-pemimpinan selanjutnya.
“Rencana kerjasama yang bertujuan untuk mening-katkan tourism ini sudah lama kita rancang, bukan tiba-tiba saja dibuat,” ungkap Rusdy sembari menambahkan bah-wa Bandara Sam Ratulangi bakal dijadikan sebagai first stop atau homebase bagi Lion Air, yang kemudian akan didistribusikan ke tempat lain,” terangnya.(eda)
|
|