|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
04 April 2008
|
|
Dugaan Kesalahan Soal Harus Jadi Perhatian Diknas
|
Dugaan terjadinya kesalahan soal dalam pelaksanaan Pra Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK menurut Pengamat Pendidikan Dr Tommy Palapa harus menjadi perhatian Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut sebagai penyelenggara. Sementara menurut Kepala SMA Frater Don Bosco Frater Herman Mandagi, seharusnya Kadis Diknas melakukan pengecekan di lapangan untuk menelusuri hal tersebut. Pasalnya pihaknya memang menemukan sejumlah kesalahan soal.
“Jika memang hal tersebut benar, maka kinerja dinas patut dipertanyakan, dan kita juga sesalkan kenapa hal ini bisa terjadi. Sebab akan berdampak pada image dan kepercayaan publik. Jadi saya harapkan Diknas sebagai pelaksana harus bertanggungjawab, dalam hal ini menjelaskan benar atau tidaknya hal ini. kalau benar benar, apa jalan keluarnya,” papar Palapa menjawab Komentar Kamis (03/04) kemarin.
Apalagi lanjutnya, dana negara yang dikeluarkan untuk keperluan Pra-UN ini tidak sedikit. “Soal itu adalah hal paling prinsip dan mempengaruhi penilaian. Disamping itu Pra-UN kan bukan baru kali ini dilaksanakan, kenapa sekarang kok bisa ada kesalahan?,” pungkasnya.
Secara terpisah, Frater Herman Mandagi mementahkan pernyataan Kadis Diknas Sulut Drs Djouhari Kansil MPd bahwa tidak terjadi kesalahan soal. “Pak Kadis mungkin hanya dengar dari bawahanya saja dan tidak cek ke lapangan. Jadi soal itu benar mungkin dalam pikiran di saja, tapi kenyatan di lapangan lain,” kata Mandagi.
Pasalnya setelah di cek, lanjutnya memang ada kesalahan pengetikan dan ada jawaban soal yang tidak terdapat dalam opsi jawaban. “Tapi herannya Pak Kadis justru membantah. Sementara soal sama di semua sekolah,” pungkasnya.
Sementara Kadis Diknas Kota Manado elsye Rogi saat dikonfirmasi juga menyatakan adanya masalah dalam soal PraUN SMA/SMK. “Ada banyak soal yang tidak jelas dan kunci jawaban salah,” ujarnya via Short Message Service (SMS).(vic)
|
|