|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
05 April 2008
|
|
Poli: Kami siap bantu perjuangkan ke pusat
Dana Tunjangan Tenaga Kependidikan Dinilai tak Cukup
|
Dana Tunjangan Tenaga Kependidikan (TTK) sebesar Rp 2,8 miliar, yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Pemkab Minahasa, ternyata tidak cukup. Sebab total dana yang harus dibayarkan kepada sekitar 5000-an tenaga kependidikan di Minahasa, berjumlah sekitar Rp 5,8 miliar.
Mendengar ini, Ketua AGIS Drs Arnold Poli SH MAP, me-nyatakan bahwa pihaknya siap turun tangan membantu pemkab untuk berjuang ke pusat dalam rangka penamba-han dana Tunjangan Tenaga Kependidikan tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Sekdakab Minahasa, Pak Jan Soriton, dan beliau mengatakan dananya memang tidak cukup. Jadi kami akan turut memperjuangkan pe-nambahan dana tunjangan ini ke pemerintah pusat,” ujar Poli kepada harian ini, Jumat (04/04) kemarin.
Sebelumnya, lanjut Poli, pi-haknya akan meminta data jumlah tenaga kependidikan termasuk guru, yang ada di Minahasa. Data ini yang ke-mudian akan dikirimkan ke Pemerintah Pusat melalui Dir-jen Anggaran Departemen Ke-uangan, bersama permohonan penambahan dana Tunjangan Tenaga Kependidikan untuk Kabupaten Minahasa.
“Pak Sekda juga bilang pem-kab siap beri data. Jadi kalau sudah ada data, kami akan se-gera menyurat resmi ke Dirjen Anggaran,” tandasnya.
Seperti diketahui, Tunjangan Tenaga Kependidikan untuk tenaga kependidikan di Mina-hasa, belum direalisasikan Pemkab Minahasa, walaupun dana sekitar Rp 2,8 miliar dari pemerintah pusat, sudah di-terima pemkab sejak Desem-ber 2007. Tunjangan yang ha-rus dibayar itu sendiri terhi-tung sejak Januari hingga De-sember 2007.(dav/nan)
|
|