|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
05 April 2008
|
|
Upayakan peningkatan pelayanan capai mutu pendidikan
Selangkah Lagi LPMP Sulut Raih ISO 9001-2000
|
Memberikan pelayanan maksimal dalam upaya penjaminan mutu pendidikan tidaklah gampang, dengan berbagai langkah dan kerja yang dilakukan oleh institusi UPT Pusat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulut akhirnya selangkah lagi akan meraih ISO 9001-2000 setelah di audit dari tim badan akreditasi internasional atau SGS (Societe Generale de Surveillance).
Auditor dari SGS, Rizaldi, saat melakukan audit di tiga seksi, subag dan kepala LPMP Sulut, menyatakan ada beberapa temuan yang perlu dilakukan perbaikan namun pada intinya pada permasalahan minor. “Perlu dilakukan perbaikan di beberapa temuan paling lambat enam bulan kedepan,” katanya.
Kepala LPMP Sulut Drs Johny Runtuwene yang didampingi Kepala Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi Pendidikan yang juga sebagai MA Tim ISO LPMP Sulut Dra Maasje Kalalo MPd, serta Kasubag FTJ Panungkelan SE, MPd, Drs P Tulong, Drs Matindas, dan konsultan ISO Andre, Jumat (05/04) mengatakan, keberhasilan yang dicapai merupakan hasil kerjasama yang baik semua pegawai yang ada.
Menurut Runtuwene, sudah menjadi komitmen LPMP Sulut untuk mengimplementasikan tugas pelayanan untuk mencapai ISO 9001:2000 pada tahun 2008. Masa persiapan sudah dilaksanakan sejak awal adanya LPMP Sulut “Diharapkan sertifikasi dapat diperoleh dan sistem ini dapat terus dikembangkan lebih lanjut,” katanya.
Berkaitan dengan temuan dari tim auditor, Runtuwene menegaskan pihaknya akan melakukan pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan berkaitan dengan mutu pendidikan. Agar pada enam bulan kedepan pihaknya sudah benar-benar siap.
Untuk memperoleh sertifikasi tersebut menurut dia, tidak mudah dan melalui berbagai tahapan. Mulai uji coba dan pelatihan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000, hingga auditing Badan Akreditasi Internasional (SGS) dari Swiss. "Kami bersyukur, dengan apa yang diraih akhirnya LPMP Sulut," katanya.
Nantinya setelah menerima sertifikasi internasional tersebut berarti sistem manajemen, pembelajaran, sarana dan prasarana, hingga kualitas mutu pelayanan yang berwawasan global. "Dan kami akan terus meningkatkan kualitas manajemen dan mutu pelayanan yang berkesinambungan sehingga tercipta mutu yang terbaik,” tambahnya.(lex)
|
|