|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk |
07 April 2008
|
|
Banyak Peserta tak
Lulus Pra-UN SMA/SMK
|
Ini benar-benar harus menjadi perhatian serius Pe-merintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, khususnya lagi Dinas Pendidikan Nasional (Diknas). Betapa tidak, angka kelulusan Pra-UN untuk tingkat SMA/SMK yang digelar sekitar dua pekan lalu, ternyata sangat jauh dari harapan.
Dari informasi yang diper-oleh harian ini menyebut ka-lau hampir seratus siswa di sejumlah SMA/SMK di Lango-wan, Kawangkoan, Tompaso serta Kakas, tidak lulus. Se-bab kebanyakan siswa ter-sebut tidak berhasil mencapai standar rata-rata kelulusan yakni 5,25, untuk enam mata pelajaran Pra-UN.
“Angka rata-rata tertinggi yang diraih hanya 5,00 hingga 5,20. Jadi secara otomatis sis-wa yang hanya mendapat ang-ka tersebut, tidak bisa dinyata-kan lulus,” tandas sumber.
Sementara itu, sejumlah sis-wa peserta Pra-UN ketika di-mintakan tanggapan meng-aku kalau soal-soal Pra-UN tahun ini tergolong sangat sulit. Meski begitu, mereka nampak optimis bisa meraih hasil memuaskan dalam UN yang akan segera bergulir pada 21 April mendatang.
“Memang banyak soal yang sulit. Tapi setidaknya ini bisa jadi motivasi bagi torang su-paya lebih giat belajar,” tan-das Anggi dan Raiska, dua siswi sebuah SMA masing-masing di SMA Negeri Ka-wangkoan dan SMA Kristen Langowan.
Sayang, Plt Kepala Dinas Diknas Minahasa, Drs Jan F Soriton DEA, belum berhasil dimintakan tanggapan sepu-tar minimnya tingkat kelulus-an Pra-UN SMA/SMK ini. Na-mun menurut Kepala Dinas Diknas Sulut, Drs Jouhari Kansil, hasil Pra-UN akan jadi bahan evaluasi menghadapi UN.
“Sehingga peserta UN akan lebih siap menghadapi soal-soal yang lebih sulit dalam Unas nanti,” ujar Kansil saat memimpin Rakor Dinas Dik-nas kabupaten/kota se-Sulut di Tondano, Jumat (04/04) lalu.(dav)
|
|