CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Selatan 

07 April 2008

Penyaluran beasiswa CWE 2007 dinilai mubazir
Inspektorat dan Polres Diminta Turun Tangan

 

 IKUTI BERITA LAIN

Komisi B siap awasi pekerjaan proyek 2008
Sorongan: WargaJuga Harus Berperan Ikut Mengawasi 
Wanita Kawanua Tonsea Gelar Penyuluhan Narkoba

Penyaluran dana beasiswa Cita Waya Esa (CWE) Pemkab Minsel Tahun Anggaran 2007 berbanderol Rp 1,5 Miliar yang saat ini masih dalam ta-hap penyaluran bagi pelajar SD, SMP, SMA/SMK, diploma, S1, S2, dan S3, dinilai sejum-lah kalangan hanya mubazir karena kegiatan belajar mengajar hampir selesai. 

Seperti ditegaskan sejumlah orangtua murid yang enggan namanya dikorankan akhir pe-kan lalu, dengan molornya jad-wal penyaluran atau peneri-maan dana beasiswa CWE, jelas bertolak belakang dengan pemenuhan kebutuhan yang diinginkan para siswa atau orangtua sendiri. 
Dijelaskan mereka, bagaima-na mungkin sistem pendidikan sudah memasuki semester akhir, beasiswa CWE baru di-salurkan. Ini namanya pro-gram pendidikan yang berjalan mundur. “Program Pemkab Minsel soal pemberian bantu-an beasiswa CWE sebenarnya sudah baik. Namun sayang, pro-gram tahun 2007 baru akan di-salurkan bulan keempat tahun 2008, ini jelas program bantuan pendidikan yang mundur dan mubazir,” ketus mereka. 
Hal senada diungkapkan to-koh pemuda Minsel, Nicky Ege-ten dan David Masengi, bahwa program andalan guna mema-jukan dunia pendidikan di Kabupaten Minsel yang sudah digalakkan Bupati Minsel Drs Ramoy Luntungan dan Wakil Bupati Ventje Tuela SSos se-pertinya kurang dipahami dan ditunjang sejumlah jajaran yang ada dibawahnya. 
Sehingga dengan adanya ke-terlambatan ini menandakan bahwa para pejabat yang diberi tanggung jawab gagal menerje-mahkan keinginan bupati dan wakil bupati secara baik. “Ok-num pejabat seperti itu patut diberi sanksi bahkan kalau perlu dicopot dari jabatannya. Ini jelas melecehkan kewiba-waan pemkab, dalam hal ini bupati dan wakil bupati,” beber Egeten. 
Menindaklanjuti situasi ini, selaku warga masyarakat Min-sel yang ingin menegakkan ke-adilan, mereka meminta pihak Inspektorat Pemkab dan Polres Minsel segera turun tangan melakukan investigasi ke-mungkinan adanya penyimpa-ngan penyaluran beasiswa CWE ini. “Sebab bukan tidak mungkin dana ini bisa saja di-bungankan di bank demi keun-tungan oknum-oknum terten-tu. Jadi, sebaiknya dana bea-siswa CWE 2007, harus dipe-riksa Inspektorat dan Polres Minsel,” ,” tandasnya.
Sayangnya Kabag Sosial Pem-kab Minsel, Drs Ferry Leng-kong selaku koordinator pani-tia Beasiswa CWE ketika ingin dihubungi kemarin belum ber-hasil diperoleh penjelasannya. Meski ponselnya dalam keada-an aktif namun tak kunjung diangkat.(pen)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin