|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
07 April 2008
|
|
STE Bali
Sulut Raih Tiga Medali Emas
|
Tim Tinju Sulut berhasil meraih tiga medali emas pada Kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) di Bali, 31 Maret-6 April. Tiga medali emas tersebut dipersem-bahkan oleh Toar Sompotan, Beatrix Sugoro dan Suryati Mabiang. Medali emas yang diraih Toar, sekaligus merupakan ti-ketnya ke PON Juli nanti.
Jein Maleong dan Yunita Rotty yang juga tampil di final, Minggu (06/04) kemarin, belum berhasil meraih medali emas karena dikalahkan lawan-lawannya.
Menurut pelatih Adrianus Taroreh, Toar meraih medali emas tanpa harus mengeluarkan keringat, karena lawannya dari Maluku, David Isikiwar, ‘takut’ untuk bertarung dengan Toar. “Toar menang WO atas David,” kata Taroreh yang dihubungi Komentar kemarin.
Toar sendiri mengatakan, ia sebenarnya ingin sekali bertarung dengan David di final, untuk membalas kekalahannya di Pra-PON lalu. “Dia so tako stou mo lawang pa kita, jadi so nda brani nae ring. Padahal saya sudah lama mem-persiapkan diri untuk berlaga di STE ini, dan sudah sangat siap untuk menghadpinya,” ujar Toar.
Walaupun demikian, Toar mengaku senang karena akhirnya ia bisa mendapatkan wild card ke PON. Taroreh juga saat dikonfirmasi mengatakan, dengan medali emas yang diraih Toar di STE ini, ia otomatis mendapat wild card ke PON.
Sementara itu, medali emas yang diraih Suryati Mabiang, juga diperoleh dengan menang WO, karena lawannya yang kebetulan juga dari Maluku sakit. Sedangkan Beatrix Sugoro meraih medali emas setelah di final mengalahkan petinju dari Kaltim.
Sedangkan Jein Maleong dan Yunita Rotty harus puas dengan medali perak, karena kalah tipis di final. Khusus untuk Jein, Taroreh mengatakan, “Secara teknis, Jein unggul atas lawannya dari Sumut. Dia hanya kalah non teknis saja,” ujar Taroreh yang mengaku sempat melayangkan protes ke hakim atas masalah tersebut.
Taroreh juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dari masyarakat Sulut, sehingga tim tinju Sulut dapat meraih prestasi yang bagus di STE ini, yakni tiga medali emas, dua perak dua perunggu. “Hasil ini cukup menggembirakan, karena seluruh petinju yang lolos PON hadir. Itu berarti kekuatan di PON kemungkinan tidak akan jauh berbeda dari hasil di STE ini,” kuncinya.(jou)
|
|