HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

08 April 2008

Akomodir Calon Independen, Pilkada Dituntut Mundur Oktober


Sejumlah propinsi sedang menggelar dan mempersiap-kan pemilihan kepala daerah (pilkada), termasuk di Sulut yang sedang menggodok Pil-kada di empat daerah peme-karan yang dijadwalkan Juni-Juli. Namun untuk meng-akomodir calon independen, Koalisi Calon Perseorangan Seluruh Indonesia (KCPSI) menuntut agar pilkada diun-dur hingga Oktober 2008.
“Kami menuntut tiga poin pen-ting. Yakni, pilkada diundur menjadi Oktober, menarik surat edaran yang dikeluar-kan Ramelan Surbakti ten-tang simpang siurnya calon perseorangn dan meminta agar surat keputusan tentang pengunduran pilkada hingga Oktober segera dikeluarkan,” kata penasihat Komnas Pilkada Independen, Fadjrul Rahman.
Fadjrul menyampaikannya dalam Dialog Koalisi Calon Perseorangan Indonesia yang dihadiri anggota perwakilan dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kaltim dan Timika, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (07/04).
Menanggapi hal itu, anggota KPU, I Gusti Putu Artha men-jelaskan, masalah ini akan dibawa ke rapat pleno. “Selain itu, bertemu dengan dirjen yang berada di Bogor agar bisa koordinasi dengan KPU. Dan memberikan payung hukum terhadap penye-lenggaraan pilkada yang se-dang berlangsung,” kata dia.
Bagi calon independen yang ingin ikut serta dalam pil-kada, menurut Putu ada tiga poin mekanisme yang di-lewati. “Memperoleh du-kungan 3,5 persen sampai 6 persen sesuai dengan jumlah penduduk setempat,” ujar Putu. Selain itu, menurut Putu, calon independen membuktikan dukungannya dengan melampirkan fotokopi KTP dan pernyataan dari pendukung. “Nanti diserah-kan kepada Panitia Pe-mungutan Suara (PPS) baik tingkat desa untuk verifikasi,” pungkas dia.(klc/zal)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin