|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
08 April 2008
|
|
Warga minta Pemkab lakukan penataan
Lokasi Pekuburan Umum Terancam Jadi Sarang Prostitusi
|
Lokasi pekuburan umum yang terletak di pusat kota Amurang kondisinya makin memprihatinkan. Ini dikarenakan belakangan pemanfaatannya mulai disalahgunakan oknum-oknum warga yang mulai menjadikan lokasi itu sebagai sarana aktivitas prostitusi. Hal ini kemudian mengundang sorotan sejumlah warga Kota Amurang.
Seperti lokasi pekuburan di Kelurahan Ranoyapo Keca-matan Amurang. Hingga kini penataannya terabaikan oleh pemerintah. Buktinya, lokasi pekuburan umum itu tidak di-pasang pagar keliling yang ak-hirnya hanya menimbulkan kesan tidak tertata. “Adalah wajar bila banyak warga meni-lai pemandangan tersebut ha-nya mengganggu terciptanya keindahan di pusat Kota Do-dol Amurang yang tahun de-pan menargetkan meraih Adi-pura 2009,” kata Steven HP Tumiwa, tokoh pemuda Kota Amurang.
Keterbatasan fasilitas stan-dard ini, lanjutnya, akhirnya memicu hadirnya aktivitas ne-gatif seperti lokasi esek-esek. Oleh karena itu, guna meng-hindari bertambah buruknya pemandangan negatif di lokasi pekuburan umum di Kota Amurang, sekaligus menekan meningkatnya aksi kenakalan remaja, Pemkab Minsel di-mintakan segera melakukan penataan lokasi pekuburan dengan terlebih dulu mema-gari lokasi tersebut.
“Persoalan di Kota Amurang saat ini tak hanya bagaimana mengatasi ‘maraknya’ kotoran kuda bendi, tapi juga penata-an di lokasi pekuburan umum. Dan hal ini patut menjadi per-hatian pemerintah,” beber Tumiwa.
Menanggapi keluhan warga ini, Pemkab Minsel melalui Camat Amurang, Frangky Tangkere SPt menyatakan, selain pihaknya disibukkan dengan persoalan arus lalu-lintas di pusat kota seperti halnya pengoperasian angkut-an tradisional bendi dan ang-kutan ojek, penataan lokasi pekuburan juga sudah menja-di target selanjutnya. Dijelas-kan Tangkere yang mantan Camat Maesaan ini, untuk perbaikan fasilitas pagar keliling di sejumlah lokasi pekuburan umum, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Bagian Pembangunan dan Dinas PU Minsel.
“Kami berharap aspirasi dan keluhan warga ini tahun 2008 bisa dimasukkan dalam pro-yek perbaikan fasilitas umum. Namun untuk jangka pendek, akan dicari solusi secepat mungkin bagaimana memaga-ri lingkaran keliling sejumlah pekuburan di Kota Dodol Amu-rang,” ketus Tangkere meya-kinkan.(pen)
|
|