|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Minut |
08 April 2008
|
|
Tak tunjang program pemerintah
Pemkab Bakal Tindak Tegas Lurah-Kumtua se-Minut
|
Ini warning bagi hukumtua dan lurah se-Minahasa Utara. Pasalnya hasil evaluasi yang dilakukan Pemkab Minut ada kecenderungan para hukumtua (Kumtua) dan lurah tak mendukung program pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan minimnya sumbangsih kumtua-lurah dalam menggerakkan partisipasi masyarakat menunjang pro-gram Jumat Pagi Pelihara Alam Sekitar (Jumpa PAS).
“Selang beberapa bulan ini kami mengevaluasi, partisipasi kumtua dan ada sejumlah lu-rah di program Jumpa PAS bo-leh dikata masih minim. Un-tuk para lurah kami akan memberikan sanksi tegas, se-bab bagaimana pun mereka adalah PNS yang ditugaskan di kelurahan,” kata Wakil Bu-pati Minut, Drs Sompie Singal MBA dalam rapat koordinasi SKPD Senin (07/04) usai apel pagi kemarin.
Khusus bagi para kumtua, setidaknya sempat membuat orang kedua di Minut ini se-dikit ‘geram’. ‘Kegeraman’ Si-ngal sangat beralasan, sebab sekian bulan turun ke lapa-ngan dalam upaya membuda-yakan Jumpa PAS, tingkat partisipasi masyarakat belum maksimal. “Program pelesta-rian lingkungan ini bukan ha-nya program pemerintah lokal, propinsi dan nasional. Ini juga merupakan program international dalam upaya mencegah Global Warming. Kami selama ini mungkin lembut kepada para kumtua. Tapi tidak menutup kemung-kinan Pemkab Minut akan bertindak tegas kepada para kumtua yang ‘kumabal’ tak mendukung program peme-rintah,” jelasnya.
Menurutnya ada semacam rasa ‘pandang enteng’ dari pa-ra kumtua yang merasa dipilih langsung oleh masyarakat desa sehingga cuek dengan program pemerintah. “Sejak kumtua dilantik, jelas mereka ada di bawah koordinasi pem-kab. Jadi jika tak sinergis lagi atau membangkang dengan program-program pemkab, bisa saja pemkab mengambil langkah tegas dengan meng-angkat Plh kumtua. Tapi kami yakin kumtua se-Minut men-dukung program pemkab di Jumpa PAS dan upaya meraih Adipura,” pungkas Singal.(irv)
|
|