|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
08 April 2008
|
|
Pariwisata Mitra terus dihadang akses jalan
Tampil di Plaza Senayan, Dispar Tuai Pujian Warga
|
Sejumlah warga Mitra memberikan apresiasi khu-sus kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Mitra. Ini karena berkat kreatifitas dinas tersebut tampil dalam pameran pari-wisata di Plaza Senayan, Jakarta pekan lalu, nama Sulut lebih khususnya lagi Kabupaten Minahasa Teng-gara bisa terekspos hingga ke seluruh tanah air bahkan dunia internasional.
“Langkah ini patut disyukuri dan layak diberikan apresiasi khususnya bagi jajaran Dispar-bud Mitra,” kata Jane Suma-ngando, pemerhati pariwisata. Sebab ini menandakan bahwa Mitra makin diperhitungkan di dunia pariwisata.
Lain halnya yang dikatakan Oscar Pondalos, warga Rata-han, dimana terobosan yang dilakukan Disparbud dengan menggandeng PT Newmont Minahasa Raya menunjukan bukti betapa besarnya potensi wisata yang tersebar di Mitra. “Meski potensi yang ada se-karang belum tergarap secara maksimal, namun animo ma-syarakat akan dunia pariwisata terbilang tinggi,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Kepala Di-nas Pariwisata dan Kebudayaan Drs OCW Tumundo melalui Se-kertaris Dinas Pariwisata Dra Yohana Untu mengatakan bah-wa dengan diikutsertakan ke-anekaragaman pariwisata da-lam pameran di Plaza Senayan, diharapkan akan membuka akses dunia kepariwisataan di Mitra untuk lebih maju di masa akan datang. Meski demikian, diakuinya bahwa pariwisata Mi-tra bukannya tanpa masalah. Utamanya yang menjadi ken-dala adalah akses jalan menuju ke sejumlah lokasi wisata yang faktanya belum mendukung. “Untuk akses ke Desa Buyat sa-ja meski hanya sekitar 45 KM dari pusat kota Mitra membu-tuhkan waktu tempuh sekitar dua jam. Jelas ini menjadi hi-tungan dan kendala tersendiri bagi para turis maupun pelan-cong tanah air,” urainya.(dax)
|
|