HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

09 April 2008

Sekolah di Slovenia, 25 Tahun Ajarkan Kolintang 


PADA zaman sekarang ini, sudah ja-rang murid sekolahan yang tahu memainkan alat musik tradisional kolintang, termasuk di Sulawesi Utara. Namun di sebuah negara yang jauh dari Indonesia, yakni Slovenia, terdapat sebuah sekolah yang telah mengajarkan alat musik tradisional Indonesia itu selama 25 tahun. 
Jelas saja dedikasi Sekolah Musik ‘Marjana Kozine’ di Kota Novo Mesto, Slovenia, ini layak diberi penghargaan. Dan Senin, 7 April 2008 lalu, Dubes RI untuk Slovenia Triyono Wibowo memberi piagam penghargaan untuk sekolah dan kepala sekolah itu, Zdravko Hribar.
Seperti disampaikan dalam rilis Kedutaan Besar RI untuk Slovenia, Selasa (08/04), Duta Besar RI Triyono Wibowo, atas nama Pemerintah Indonesia, me-nyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Mr Hribar dan Sekolah Musik ‘Marjana Ko-zine’ atas upaya mereka dalam mem-perkenalkan dan mempromosikan bu-daya Indonesia kepada masyarakat Slo-venia, khususnya yang tinggal di Kota Novo Mesto.
Penyerahan piagam penghargaan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Kebudayaan Janes Trdina, Novo Mesto, Slovenia. Penganugerahan penghargaan disaksikan oleh Walikota Novo Mesto, Alojz Muhic, serta ratu-san warga Novo Mesto. Acara Penyerahan Piagam Peng-hargaan Pemerintah Indonesia itu juga merupakan bagian dari Acara Budaya yang diadakan oleh Kota Novo Mesto.
Selama lebih dari 25 tahun, se-kolah musik ‘Marjana Konzine’ secara terus-menerus telah me-masukkan dalam kurikulum-nya pelajaran musik kolintang dan juga angklung. Sekolah itu juga memperkenalkan lagu-lagu daerah Indonesia kepada murid-murid di Slovenia, khu-susnya di Kota Novo Mesto.
Hingga saat ini Sekolah Musik ‘Marjana Kozine’ Novo Mesto telah memiliki seperangkat alat musik angklung dan kolintang yang masih terawat dengan baik. Alat musik angklung di sekolah tersebut merupakan sumbangan Kolonel Jenderal Stane Potocar-Lazar, seorang perwira militer pada masa Yu-goslavia yang juga seorang pecinta Indonesia, pada tahun 1981. Sedangkan alat musik kolintang di sekolah tersebut merupakan sumbangan KBRI Wina pada tahun 2002.(dtc/zal) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin