|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
09 April 2008
|
|
Desak gubernur evaluasi penjabat
Suoth cs Kuatirkan Iklim Demokrasi Jelang Pilkada
|
Ketua KNPI Mitra Jones Suoth SPd menilai perkembangan politik di Kabupaten Mitra menjelang pilkada semakin tak menentu bahkan mengkuatirkan. Terlebih terkait rencana keikutsertaan Penjabat Bupati Mitra Drs Albert Pontoh MM untuk menjadi salah satu bakal calon bupati, disimpulkan sebagai gambaran sebuah demokrasi yang sedang berjalan mundur di kabupaten tersebut.
Menurutnya, rencana Pontoh itu sebuah langkah keliru. “Ba-gaimana mungkin dalam upa-ya menarik simpati warganya, Penjabat Bupati diduga kuat sering menggunakan fasilitas negara dalam berbagai bentuk. Ini namanya bukan sebuah pendidikan politik yang baik bagi masyarakatnya,” tan-dasnya.
Pernyataan kritis lainnya di-sampaikan Fenly Rantung, ka-der pemuda potensial Ratahan. Kata dia, Pontoh sebaiknya se-gera memfasilitasi pelaksana-an pilkada sesuai dengan tugas pokoknya yang telah diama-natkan lewat undang undang. Bukan sebaliknya malah disi-bukkan dengan manuver-ma-nuver kampanye terselubung menuju perebutan kursi DB 1 Mitra definitif Juni mendatang. “Ini jelas merusak tatanan demokrasi yang saat ini sedang berjalan dengan baik,” ujarnya.
Untuk itu, baik Suoth mau-pun Rantung sama-sama sepakat agar kinerja Pontoh sesegera mungkin dievaluasi Gubernur Drs SH Sarunda-jang. Ini dimaksudkan agar iklim demokrasi di Kabupaten Mitra yang selama ini terjaga dengan baik tidak ternoda oleh ulah atau kepentingan oknum-oknum penguasa ter-tentu.(dax)
|
|