CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

   

 
Berita Ekonomi dan Bisnis  

10 April 2008

Sama-sama ingin mengembangkan biodiesel dari buah jarak 
PG Petroleum Berniat Beli Saham PT Saketha Minahasa Selatan

 IKUTI BERITA LAIN

Sulut Terancam Gagal Panen Cengkih

Hari Ini Subsidi Migor di Kecamatan Wanea Disalurkan

Jamsostek Cabang Manado Kini Bisa Online dengan Cabang Lain

 
Prestige Global (PG) Petroleum yang tengah melakukan survei untuk membangun pabrik biodiesel dari bahan baku pohon jarak, berniat membeli saham PT Saketha Minahasa Selatan, yang juga sedang mempersiapkan pabrik biodiesel sekaligus penanaman pohon jarak.

Keinginan Prestige Global Pe-troleum disampaikan Presiden Direktur Dr Dewi Caroline MA MBA, didampingi pelaksana di Sulut, Chris Belung dan seorang coorporate advisor asal Austra-lia, Steven Hammer, Selasa (08/04) di Hotel Ritzy Manado.
Menanggapi penawaran terse-but, Direktur Utama PT Saketha Indonesia Pratama Hilton Si-nambela, yang telah memben-tuk PT Saketha Minahasa Se-latan bersama dengan perusa-haan daerah milik pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, menyatakan bersedia menjual sahamnya. “Mereka menawar-kan saham sebanyak 50 per-sen. Namun kami hanya bisa melepas saham sampai 35 per-sen saja. Karena saat ini 15 per-sen saham PT Saketah Minaha-sa Selatan adalah milik Peme-rintah Kabupaten Minahasa Se-latan. Sedang 85 persennya mi-lik PT Saketha Indonesia Prata-ma. Jadi kalau 35 persennya di-lepas, kami masih memiliki saham mayoritas,” jelas Hilton Sinambela, yang akrab di-panggil Anton.
Menurut dia, negosiasi antara kedua perusahaan perminyak-an ini masih terus berlangsung saat ini. Hal itu juga dibenarkan oleh Chris Belung. Namun hasil negosiasi itu sendiri masih be-lum ada kata sepakat.
Sebagaimana diketahui, pada Januari 2009 pabrik biodiesel (solar dari bahan nabati) yang menggunakan bahan baku bu-ah jarak yang dibangun PT Sa-ketha Minahasa Selatan, akan segera berproduksi. Pabrik yang kini tengah dibangun di Amu-rang Barat, Kabupaten Minaha-sa Selatan di luas areal 5 hektar itu, direncanakan akan mem-produksi 1,5 juta liter biodiesel per tahun.
Hilton Sinambela mengata-kan, saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah melakukan penanaman pohon jarak di Mi-nahasa Selatan seluas 1000 hektar, ditambah dengan 600 hektar yang ada di Tombatu, Minahasa Tenggara. Jadi kese-luruhannya berjumlah 1600 hektar.(jef)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin