|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Selatan |
10 April 2008
|
|
Direncanakan
beroperasi 2009
Bangun Pelabuhan Feri Bakal Habiskan Rp 52 M
|
Pertemuan Bupati Minsel, Drs Ramoy Luntungan dengan Menteri Perhubungan RI, Jusman Sjafei Jalal, Selasa (08/04) lalu di Departemen Perhubungan Jakarta, berbuah hasil menggembirakan. Di mana kedua belah pihak sepakat menyeriusi mega proyek tersebut untuk dipercepat pekerjaannya meski konsekuensinya harus menghabiskan biaya yang mencapai Rp 52 miliar.
Diketahui, proyek pelabuhan penyeberangan feri ini terletak di Desa Kawangkoan Bawah (Mobongo), Kecamatan Amu-rang Barat. Pekerjaannya su-dah dirintis sejak tahun lalu di mana dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama tahun 2007 di-plot biaya pembangunan sebe-sar Rp 5 miliar, tahap kedua ta-hun 2008 sebesar Rp 10 miliar, dan tahun 2009 sebesar Rp 11 miliar untuk tahap ketiga.
Departemen Perhubungan dalam pertemuan tersebut ber-janji siap memberikan bantu-an berupa satu kapal angkut-an penyeberangan feri berni-lai Rp 26 miliar, dengan daya angkut sebesar 500 ton.
Bupati Minsel, Drs Ramoy Luntungan kepada sejumlah wartawan Rabu (09/04) kema-rin, membenarkan kemajuan terkait mega proyek tersebut saat menggelar pertemuan de-ngan Menhub. Ditambahkan-nya, selain soal percepatan pem-bangunan pelabuhan, delegasi Minsel yang turut dihadiri Asis-ten II Drs Donald Wagey dan Kadis Perhubungan Minsel Drs Sonny Tandayu, ikut membica-rakan soal rute kapal feri regu-ler. Disadari bahwa posisi Min-sel dengan lalu lintas feri yang ada sekarang sedikit menga-lami persoalan dalam hal jarak tempuh. Diketahui, direncana-kan rute feri meliputi Toli-Toli, Balikpapan hingga sebagian Pulau Jawa.
Karena itu, wajar bila akhir-nya Dephub memfasilitasi Pemkab Minsel dengan akan diberikannya bantuan kapal berbobot besar yang memiliki daya angkut 500 ton. Anggar-an kapal ini masuk dalam APBNP 2009. “Dengan adanya pematangan rencana pengo-perasian pelabuhan feri ini, kiranya semua bisa diselesai-kan secepatnya yakni paling lambat tahun 2009 nanti. Hal ini patut disyukuri warga Min-sel,” kata Luntungan.(pen)
|
|