|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
10 April 2008
|
|
Dinas Diknas Sulut Belum
Salurkan Dana Sertifikasi Guru
|
Guru-guru yang sudah disertifikasi mempertanyakan dana sertifikasi yang hingga saat ini belum dibayarkan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Diknas Sulut. Padahal terhitung November-Desember 2007 mereka sudah menerima dana tersebut, tetapi terhitung Januari-April 2008 belum dibayarkan.
Seperti yang dikatakan guru asal Kotamobagu, Minsel, Ma-nado dan Minahasa yang tidak mau namanya dikorankan, sejak Januari 2008 mereka ti-dak menerima dana sertifikasi dari pemerintah. “Setelah kami cek di rekening ternyata dana tersebut belum ada. Karena itulah kami mempertanyakan masalah penyalurannya,” kata mereka.
Seperti diketahui, terhitung 2008 ini pemerintah pusat te-lah menyerahkan sepenuhnya penyaluran dan guru yang te-lah disertifikasi ke Dinas Dik-nas Sulut. Ternyata setelah di-telusuri permasalahan masih terhambat di Unima sebagai penyelenggara sertifikasi, yang hingga kini belum menyerah-kan data guru-guru yang telah lulus sertifikasi.
Kapala Dinas Diknas Sulut, Drs Djouhari Kansil MPd, ke-tika dikonfirmasi Rabu (09/04) mengatakan, dana tersebut memang sudah ada. “Karena data guru-guru yang sudah di-sertifikasi dari Unima hingga sekarang belum diterima Dik-nas Sulut, sehingga penyalur-an dananya belum dilaksa-nakan,” katanya.
Ketika ditanya berkaitan de-ngan keterlambatan penyaluran tersebut, menurut dia, sebe-narnya Diknas Pro-pinsi sudah siap me-nyalurkan tetapi se-karang masih ter-hambat pada masa-lah data siapa saja yang bakal meneri-ma dana tersebut. “Jadi nanti-nya mereka akan menerima ra-pel sejak Januari,” imbuhnya.
Sementara itu Hubmas Uni-ma, Hani Masie SPt saat di-konfirmasi menyata-kan bahwa pihaknya sudah mengirimkan data dimaksud ke Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK). “Kita su-dah kirimkan data siapa saja yang su-dah lulus. Sebab kami hanya bertugas utuk memeriksa por-to folio saja juga mengklarifi-kasi sejumlah data,” kata-nya.(lex/vic)
|
|