HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

11 April 2008

Dewan Minut serahkan ke proses hukum 
Gubernur Langsung Teken SIP dari Hanoi 


Polda Sulut langsung berge-rak cepat menangani kasus kepemilikan senjata api (sen-pi) illegal oknum anggota DPRD Minut, CW. Kapolda di-kabarkan langsung menele-pon Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang yang sedang dalam perjalanan dari Hanoi (Vietnam) menuju Jepang, guna dimintai Surat Ijin Pemeriksaan (SIP) terhadap CW.
SIP ini perlu, mengingat CW adalah pejabat negara dengan status anggota dewan. Hebat-nya, Gubernur SH Sarundajang sendiri langsung merespons dengan cepat guna memperlan-car tugas kepolisian. ‘’Ini kasus yang serius, sehingga saya lang-sung meneken surat izin peme-riksaan tersebut ketika masih berada di Hanoi tadi,’’ ungkap Sarundajang via telepon ketika transit di Ho Chimin City dalam perjalanan menuju Jepang, tadi malam pukul 22.30 Wita. 
Dijelaskan gubernur, pihak-nya lewat Kedubes RI di Hanoi telah mengirimkan email dan juga faksimile ke Polda Sulut, setelah meneken blanko izin pemeriksaan terhadap anggota dewan, CW. Sementara itu se-cara terpisah, Ketua DPRD Mi-nut Sus Pangemanan SPd dan Wakil Ketua DPRD Minut Drs Denny Wowiling MSi, saat di-mintai tanggapan terkait pe-nangkapan salah satu anggota DPRD Minut, mengatakan me-nyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang ada. 
“Upaya Polda Sulut dalam pe-negakkan hukum didukung se-penuhnya oleh kami DPRD Mi-nut, tentunya dengan memper-hatikan azas praduga tak ber-salah,” kata Ibu Sus. 
Begitu juga dengan Wowiling, peristiwa yang menimpa rekan kerjanya diserahkan pada me-kanisme yang ada. “Kami me-nyerahkan sepenuhnya pada hukum yang ada dengan me-ngacu pada aturan-aturan dan penyelidikan serta penyidikan yang proporsional dan pro-fesional,” jelas Wowiling. 
Di sisi lain, sikap secara ke-lembagaan yang akan dibe-rikan kepada CW, kata Wowi-ling, masih terlalu dini untuk dibicarakan. “Kami menung-gu proses hukum yang dila-kukan Polda Sulut, baru kami mengambil sikap,” jelasnya terkait nasib yang menimpa rekannya sesama anggota de-wan.(irv/rik)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin