|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya |
11 April 2008
|
|
|
Anggaran 2007 tak kunjung dicairkan
Guru-guru Pertanyakan Tunjangan Fungsional
|
Sejumlah guru-guru di Kota Bi-tung belakangan ini mulai dilanda keresahan dikarenakan tunjangan fungsional mereka sebesar Rp 100 ribu per bulannya, selang tahun 2007 hingga melewati triwulan per-tama 2008 tak kunjung dicairkan. Kekesalan bertambah manakala diperoleh informasi kalau sete-ngah dari jatah bulanan mereka itu disebutkan sudah disalurkan.
“Diketahui, tunjangan fungsional guru dari golongan II, III dan IV di-pukul merata Rp 100 per bulan-nya. Namun pihak terkait menge-luarkan ‘kebijakan’ baru bahwa dana tersebut sudah dikenakan po-tongan,” keluh seorang guru yang meminta namanya disimpan.
Ditambahkan, rapel realisasi tunjangan tahun 2007 hanya dihi-tung dari Januari hingga Oktober 2007, sisanya November dan De-sember tak dijelaskan kenapa di-hilangkan. Sedangkan tahun 2008, diperoleh kabar bahwa realisasinya hanya dari Januari hingga April.
Kadis Diknas Bitung Drs Alfred Mandak saat dikonfirmasi menjelas-kan setelah dilakukan cros cek lebih lanjut ke Jakarta, dalam hal ini Dep-keu RI, diperoleh penjelasan bahwa setiap guru mendapatkan Rp 100 ribu. “Namun setelah dilakukan penghitungan dengan jumlah guru yang ada, dana tiunjangan tidak mencukupi untuk dibagikan kepada semua guru di Kota Bitung. Kemudian saya dan Asisten III Edison Humiang ke Jakarta untuk cek data ke Depkeu. Didapatkan penjelasan bahwa data guru-guru di Kota Bitung diambil dari BKN yang justru tidak sinkron dengan yang ada pada kami. Data inilah yang dipakai Dirjen Keuangan. Karena itu, belum ada pencairan sebab kami masih juga menunggu juknis dari Dirjen Perimbangan Depkeu,” ungkapnya.(irv)
|
|