|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
11 April 2008
|
|
Pelantikan Guru Profesional Disorot
|
Rencana pelaksanaan pelantikan bagi guru yang telah lulus dalam sertifikasi mendapat sorotan. Dikemukakan Ketua Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS) Minahasa, Richardson Moroki pihaknya mempertanyakan perlu tidaknya pelantikan tersebut. Apalagi menurut Moroki, Kamis (10/04) kemarin, ada konsekuensi dana yang harus dibayarkan oleh peserta.
“Kami mengharapkan agar hal ini mendapat perhatian pi-hak penyelenggara. Sebab ke-giatan ini tidak diatur dalam aturan. Selanjutnya akan ada pengeluaran ekstra bagi guru apalagi yang bertugas di dae-rah kepulauan. Di mana me-reka harus mengeluarkan uang transport yang besar hanya un-tuk menghadiri kegiatan yang terkesan bersifat seremonial saja,” paparnya saat menghu-bungi Komentar.
Apalagi lanjutnya kegiatan ini rencananya bakal digelar ber-dekatan dengan momen pen-ting yaitu Ujian Nasional (UN). Juga karena hal ini menyang-kut kesejahteraan guru. “Se-bab nantinya kegiatan seper-ti itu akan berkelanjutan, ka-rena akan ada lagi guru-guru yang mengikuti sertifikasi,” imbuhnya seraya menam-bahkan bahwa pihaknya ba-kal melaporkan hal ini kepada Dirjen Peningkatan Mutu Te-naga Kependidikan (PMTK).
Sementara secara terpisah, Kadis Diknas Sulut, Drs Djou-hari Kansil menyatakan bahwa siswa juga bakal dirugikan de-ngan adanya kegiatan ini. Di samping konsekuensi dana yang harus ditanggung guru. “Untuk guru dari Miangas mi-salnya, berapa hari mereka harus meninggalkan sekolah. Apalagi waktunya berdekatan dengan UN, sehingga guru pas-ti masih akan disibukkan de-ngan segala kegiatan menyang-kut hal tersebut,” katanya.
Sebelumnya Humas Unima, Hanny Massie SPt menyata-kan bahwa pihaknya sementara menyiapkan pelantikan bagi guru yang sudah mengikuti sertifikasi dan nantinya akan diikuti oleh 2.700-an guru. Hal ini menurutnya merupakan bentuk penghargaan pemerintah terha-dap guru.(vic)
|
|