|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Hukum dan Kriminal |
14 April 2008
|
|
Juga soal kasus dugaan penyimpangan DAK Diknas Minahasa
Kejati Masih Tertutup Soal Isu Dugaan Suap
|
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Su-lut masih saja tertutup. Tak hanya terkait penanganan ka-sus dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus 2006 di Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, namun soal isu du-gaan suap yang melanda lem-baga tersebut baru-baru ini, juga terkesan sengaja ditu-tupi.
Sikap tertutup Kejati dibuk-tikan ketika koran ini me-ngonfirmasi perkembangan kedua kasus tersebut, Ming-gu (13/04) kemarin. “Kalau soal itu nanti dibahas besok saja soalnya saya tidak bisa memberikan keterangan karena yang diberikan wewenang untuk memberi-kan keterangan adalah Hu-mas Kejati. Tapi saat ini yang bersangkutan sedang cuti,” ucap Asisten Intelejen Kejati Sulut, Freddy Runtu SH kepada Komentar.
Diketahui, Senin 31 Maret 2008 tim Kejaksaan Agung yang terdiri dari Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan, Ha-lius Hosen SH MH bersama timnya masing-masing Andhi Nirwanto SH MM, Darmono SH MM, dan Sugeng Pudjianto SH MHum melakukan peme-riksaan di internal Kejati Su-lut. Pemeriksaan yang dilaku-kan selama tiga hari ini diduga dilakukan terkait isu suap di internal Kejati Sulut.
Sementara itu, mengenai ka-sus dugaan penyimpangan DAK Diknas Minahasa, beberapa wak-tu lalu pihak Kejati Sulut telah menetapkan dua tersangka ma-sing-masing mantan Bendaha-ra Diknas Minahasa, KM alias Katrien dan mantan Kepala Di-nas Diknas Minahasa, Drs JWS alias Jantje.(uly)
|
|