|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Talaud,
Sitaro, Sagihe |
14 April 2008
|
|
Pembangunan Fisik Diminta
Tetap Pertahankan Lingkungan
|
Pembangunan Talaud yang sedang gencar-gencarnya dibangun mengundang tanggapan elemen masyarakat setempat. Menurut Ketua LSM Payung Utara, Cartes Malohing kemajuan tersebut belum dibarengi dengan tatanan penyelamatan lingkungan hidup yang berdampak terjadinya kerusakan lingkungan.
“Ada beberapa faktor penye-bab terjadi pengrusakan ling-kungan hidup, di antaranya pemahaman tentang penting-nya ekosistem lingkungan hi-dup masih kurang,” ujar Ma-lohing.
Untuk itu menurutnya perlu dipertegas akan pelaksanaan aturan yang ada oleh pihak-pihak terkait. “Segera diber-lakukan Perda dan UU pelara-ngan penggunaan material batu karang dalam pemba-ngunan fisik,” pintanya. Se-bab berdasarkan hasil in-vestigasi LSM ada beberapa titik galian C dieksploitasi se-cara besar atau tidak berwa-wasan lingkungan hidup se-perti halnya pantai Maasing di Kecamatan Beo berupa eks-ploitasi batu karang menggu-nakan eskavator, pengambil-an batu kerikil.
Selanjutnya di Pantai Ta-luara Beo pengambilan pasir dan ditambang Kecamatan Rainis, pengambilan pasir, batu kerikil dan batu karang juga di Pantai Mamahan Ke-camatan Esang terjadi eks-ploitasi besar-besaran ter-hadap pohon santigi dan batu karang.(est)
|
|