|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
14 April 2008
|
|
Pendaftaran Atlet ke PON Harus Melalui KONI
|
Pendaftaran atlet yang akan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII di Kaltim, Juli mendatang, haruslah lewat KONI daerah. Hal ini ditegaskan oleh Kadispora Sulut, Ir Haefrey Sendoh menanggapi adanya pengurus cabang olahraga yang akan mendaftarkan atletnya langsung ke PB PON.
“Kalau ada cabang olahraga yang akan mendaftarkan sendiri atletnya ke PB PON, pasti tidak akan diterima, karena yang berhak mendaftarkan atlet yang akan berlaga di PON adalah KONI Daerah,” kata Sendoh kepada para wartawan Jumat (11/04) lalu.
Dijelaskannya, ia selaku Kadispora saja tidak bisa mendaftarkan atlet ke PB PON. “Bahkan gubernur pun tidak bisa,” tegasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu pelatih kepala Tim Tenis Sulut, Bunge Nahor mengatakan akan mendaftarkan sendiri atletnya ke PB PON, karena hingga saat itu KONI Sulut belum mendaftarkan atlet Sulut yang akan berlaga di PON.
Sementara itu, Kabid Binpres KONI Sulut, Prof Henky Rogi mengatakan, pendaftaran Kontingen Sulut ke PON akan dilakukan sebelum batas waktu yang ditetapkan PB PON, yakni 18 April. “Saya pastikan, bahwa paling lambat tanggal 18, kontingen Sulut sudah mendaftar di PB PON. Kemungkinan saya yang akan membawa berkas pendaftaran tersebut ke Samarinda,” ujar Rogi.
Hingga saat ini, KONI Sulut memang masih menuggu data atlet dari setiap pengurus cabang olahraga. Pasalanya, data yang ada di KONI saat ini belum lengkap. Menurut Rogi, ada data yang dimasukkan oleh pengurus cabang olahraga yang tidak sesuai dengan data yang ada di PB cabang olahraga tersebut. Hal ini tentu saja bisa menjadi masalah nantinya.(jou)
|
|