CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Tribun Olahraga  

15 April 2008

Sebagian cabang dinilai kurang peduli
Baru 14 Cabang Olahraga yang Mendaftarkan Atletnya ke KONI

 

 IKUTI BERITA LAIN

Kejurnas Bridge Banten Sulut Turunkan Tim PON
Petinju yang Tidak Disiplin akan Diganti
Percasi Sulut Gelar Seleksi Non Master

Hingga Senin (14/04) kemarin, baru 14 cabang olahraga yang mendaftarkan atletnya ke KONI Sulut. Padahal, batas akhir pendaftaran yang ditentukan PB PON adalah 18 April, yang jatuh pada hari Jumat mendatang. Untuk itu, Kabid Binpres KONI Sulut, Prof Dr Henky Rogi, mengimbau agar cabang olahraga yang belum mendaftar, segera mendaftarkan atletnya.

“Di saat-saat seperti ini, men-jelang batas akhir pendaftaran ke PB PON, seharusnya pengu-rus cabang olahraga sudah memasukkan data atletnya,” ujar Rogi kepada Komentar, Senin (14/04).
14 cabang yang sudah men-daftar ke KONI Sulut adalah Anggar, Biliar, Bridge, Bulu-tangkis, Drum Band, Golf, Dansa, Kempo, Motor, Ski Air, Taekwondo, Tenis, Terbang Layang dan Wushu. Dengan demikian, masih ada 19 ca-bang olahraga yang belum mendaftarkan atletnya. 
Di antara cabang olahraga yang belum mendaftarkan atletnya, adalah cabang yang berpotensi meraih medali emas di PON, yaitu Pencak Silat dan Tinju. Secara keseluruhan, Sulut meloloskan 33 cabang olahraga ke PON dengan 209 atlet, terdiri dari 117 atlet putra dan 92 atlet putri.
Pada bagian lain Rogi me-ngatakan, pihaknya akan membuat proposal untuk pemkab/pemkot, terkait dana bantuan yang telah disepakati sebelumnya dengan Pemprop Sulut. “Jadi, proposal nanti-nya ada dua. Yang pertama dari pemprop, dan yang satu-nya lagi dari KONI,” ujarnya.
Ia mengatakan, hal ini dila-kukan agar dana bantuan tersebut dialokasikan lewat dana bantuan bupati/walikota. “Dengan cara seperti ini, maka pencairan dana tersebut akan lebih mudah. Begitu juga dengan pertanggungjawaban-nya,” tukasnya seraya menam-bahkan proposal tersebut akan dibawa secepatnya.(jou)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin