CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Minahasa Tenggara 

17 April 2008

Prihatin kondisi jalan di Mitra
LSM Siap Tanam Jagung dan Padi di Jalan Rusak

 

 IKUTI BERITA LAIN

Hari Terakhir, Pelamar Calon KPUD Capai 62 Orang

Lintas Berita Mitra

Banyaknya ruas jalan raya di Kabupaten Mitra yang rusak berat, mengundang kepriha-tinan sejumlah LSM di wi-layah tersebut. Tak heran bila kemudian mereka bersepakat hendak melalukan penanam-an jagung dan padi di ruas-ruas jalan yang hingga kini dibiarkan rusak dan berlo-bang, sebagai wujud sikap protes atas minimnya respons pemerintah menangani masa-lah tersebut.

Seperti dikatakan Ketua LSM Gemma Mitra Viddy Ngantung Rabu (16/04) kemarin, renca-na ini tidak ada unsur main-main. Sebab sasaran yang hendak dicapai tak lain untuk menggugah sanubari kala-ngan petinggi Pemkab Mitra maupun Pemprop Sulut agar secepatnya bisa menanggu-langi persoalan yang ada.
“Hitung-hitung kami hendak menyukseskan agenda Guber-nur SHS yakni crass program di Kabupaten Mitra dengan menanam jagung dan padi. Tapi maaf, lahan kali ini yang menjadi prioritas kami bu-kanya lahan tidur, melainkan ruas-ruas jalan sentral yang rusak berat tanpa mau diper-baiki pemerintah,” tandas Ngantung.
ALAT BERAT
Sementara itu, Dinas PU Mi-tra sebelumnya pernah mene-gaskan bahwa untuk melaku-kan perbaikan jalan di wilayah tersebut syarat mutlaknya kontraktor harus didukung fa-silitas alat berat minimal ber-kapasitas 8 ton. Namun apa yang terjadi pada pengerjaan proyek jalan yang menghu-bungkan Desa Basaan (Ra-tatotok) dan Desa Mangkit (Belang), kontraktor hanya menggunakan alat berat berkapasitas 2 ton.
Menyikapi ini, Ketua KNPI Mitra, Jones Suoth SPd lang-sung angkat bicara. Kata dia, bagaimana mungkin ruas ja-lan yang nantinya akan dile-wati kendaraan yang beban-nya 10 ton ke atas dikerjakan dengan menggunakan alat-alat pendukung yang di bawah ketentuan. “Kalo pekerjaan-nya model begini, dipastikan nantinya hanya akan menda-tangkan dampak buruk bagi para pengguna jalan terutama kendaraan-kendaraan yang berbobot besar. Setahu saya, alat berat berbobot 2 ton itu cocok untuk pengerjaan jalan yang berada di lorong dan gang-gang,” tandasnya, kema-rin (16/04).
Sementara itu, Plt Kadis PU Mitra Ir Denny Porajow ketika dihubungi terkait persoalan di atas berjanji masih akan me-ngeceknya di lapangan.(dax) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin