|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Tenggara |
17 April 2008
|
|
Prihatin kondisi jalan di Mitra
LSM Siap Tanam Jagung dan Padi di Jalan Rusak
|
Banyaknya ruas jalan raya di Kabupaten Mitra yang rusak berat, mengundang kepriha-tinan sejumlah LSM di wi-layah tersebut. Tak heran bila kemudian mereka bersepakat hendak melalukan penanam-an jagung dan padi di ruas-ruas jalan yang hingga kini dibiarkan rusak dan berlo-bang, sebagai wujud sikap protes atas minimnya respons pemerintah menangani masa-lah tersebut.
Seperti dikatakan Ketua LSM Gemma Mitra Viddy Ngantung Rabu (16/04) kemarin, renca-na ini tidak ada unsur main-main. Sebab sasaran yang hendak dicapai tak lain untuk menggugah sanubari kala-ngan petinggi Pemkab Mitra maupun Pemprop Sulut agar secepatnya bisa menanggu-langi persoalan yang ada.
“Hitung-hitung kami hendak menyukseskan agenda Guber-nur SHS yakni crass program di Kabupaten Mitra dengan menanam jagung dan padi. Tapi maaf, lahan kali ini yang menjadi prioritas kami bu-kanya lahan tidur, melainkan ruas-ruas jalan sentral yang rusak berat tanpa mau diper-baiki pemerintah,” tandas Ngantung.
ALAT BERAT
Sementara itu, Dinas PU Mi-tra sebelumnya pernah mene-gaskan bahwa untuk melaku-kan perbaikan jalan di wilayah tersebut syarat mutlaknya kontraktor harus didukung fa-silitas alat berat minimal ber-kapasitas 8 ton. Namun apa yang terjadi pada pengerjaan proyek jalan yang menghu-bungkan Desa Basaan (Ra-tatotok) dan Desa Mangkit (Belang), kontraktor hanya menggunakan alat berat berkapasitas 2 ton.
Menyikapi ini, Ketua KNPI Mitra, Jones Suoth SPd lang-sung angkat bicara. Kata dia, bagaimana mungkin ruas ja-lan yang nantinya akan dile-wati kendaraan yang beban-nya 10 ton ke atas dikerjakan dengan menggunakan alat-alat pendukung yang di bawah ketentuan. “Kalo pekerjaan-nya model begini, dipastikan nantinya hanya akan menda-tangkan dampak buruk bagi para pengguna jalan terutama kendaraan-kendaraan yang berbobot besar. Setahu saya, alat berat berbobot 2 ton itu cocok untuk pengerjaan jalan yang berada di lorong dan gang-gang,” tandasnya, kema-rin (16/04).
Sementara itu, Plt Kadis PU Mitra Ir Denny Porajow ketika dihubungi terkait persoalan di atas berjanji masih akan me-ngeceknya di lapangan.(dax)
|
|