|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
17 April 2008
|
|
Dukung penegasan Komisi X DPR RI
Ruindungan: Penilaian Portofolio Bukan Proses Akademik
|
Pernyataan anggota Komisi X DPR RI, Boy Saul mengenai pelantikan guru (bukan wisuda, red) yang lulus sertifikasi mendapat dukungan dari Pemerhati Pendidikan Dr Max Ruindungan. Pasalnya menurut Ruindungan Rabu (16/04) kemarin, hal tersebut bukanlah proses akademik yang harus diakhiri dengan pemberian gelar.
“Memang sertifikasi ada dua jalur, yaitu lewat pendidikan dan penilaian portofolio. Di ma-na untuk yang sudah dilakukan adalah lewat penilaian portofo-lio. Jadi tidak diwajibkan untuk melakukan pelantikan,” tukas-nya menjawab Komentar.
Dengan demikian, lanjutnya tidak ada pemaksaan untuk mengikuti kegiatan itu dan su-dah ditegaskan oleh PR I Uni-ma. “Kan sudah ada penegas-an dari Unima bahwa tidak ada pemaksaan untuk meng-ikuti pelantikan. Lagi pula, mungkin guru ingin kelihatan keren kalau dilantik. Tapi kalau dilakukan kan pasti ada konsekuensi dana. Juga bagi guru dari daerah kepulauan pasti harus meninggalkan tugasnya,” katanya lagi.
Sebelumnya, anggota Komisi X Boy Saul menegaskan bahwa pelaksanaan pelantikan guru tidak wajib dilakukan. Hal yang terpenting menurutnya adalah pelaksanaan sertifikasi sudah sesuai ketentuan.(vic)
|
|