CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Bolmong, Kotamobagu, Bolmut

18 April 2008

Disinyalir Jual Barang Kedaluwarsa, Supermarket Dragon Ditutup

 

 IKUTI BERITA LAIN

Santunan naik 100 persen
Satlantas Bolmong Giatkan Pencegahan Kecelakaan
 
Warga Bolmut Dukung Koalisi Independen
Lintas Berita Bolmong

Setelah berulang kali diberikan peringatan, Supermarket Dragon yang disinyalir menjual sejumlah barang kedaluwarsa akhirnya ditutup. Tindakan itu dilakukan Kamis (17/04) pagi, oleh sejumlah instansi terkait Pemkot Kotamobagu yang merekomendasikan penutupan swalayan milik pengusaha ternama Totabuan, A Chen, yang juga dikenal sebagai bos Supermarket Abdi Karya dan sejumlah toko lainnya.
Selanjutnya, Dinas Perindus-trian dan Perdagangan bersama Dinas Kesehatan dan Sat Pol PP Pemkot Kotamobagu, melaku-kan pemeriksaan semua barang jualan satu per satu. Yang keda-luwarsa akan ditarik, bahkan tidak menutup kemungkinan diproses hukum.
Informasi yang diperoleh ha-rian ini dari Kadis Perindag Ko-tamobagu, Muhammad Moko-ginta menyebutkan, peringatan kepada manajemen Dragon ini sudah dilayangkan sejak De-sember 2007 silam. Tapi pada sidak di awal 2008, Mokoginta mengakui telah menemukan lagi sejumlah bumbu makanan yang telah kedaluwarsa tapi masih dipajang toko tersebut. 
“Kami kembali memperingat-kan untuk kesekian kalinya. Jika terulang lagi, maka peme-rintah akan menutup sementa-ra operasi supermarket terse-but. Tapi awal pekan ini, pada 15 April, sidak yang dipimpin langsung Walikota Ir Hi Siswa Rachmat Mokodongan kembali menemukan bukti tepung terigu kedaluwarsa tapi masih dijual. Hingga dengan sangat terpaksa, operasi Supermarket Dragon harus ditutup dulu, karena perlu dilakukan pemeriksaan barang jualan mereka,” beber Mokoginta.
Adapun mengenai lamanya penutupan, ia menjelaskan batasnya tidak ditentukan. Hal itu akan sangat tergantung pada pemeriksaan setiap jenis barang, yang melibatkan Pol PP, Dinas Kesehatan, BPOM dan Disperindag KK. 
Sementara itu, akibat penu-tupan yang tiba-tiba itu, se-jumlah pembeli sempat kaget ketika datang untuk berbelanja, kemarin. Seorang pembeli ber-nama Hendra Mamonto, warga Genggulang mengatakan, dia tidak tahu kalau toko langga-nannya ini ditutup sementara, padahal tiga hari lalu dia baru saja berbelanja untuk mengisi barang dagangan di kiosnya dengan total belanja Rp 3 juta. Ia juga mengaku, memang pen-julaan grosir di Dragon masih jauh lebih murah dibanding toko lain.
Yang mengejutkan, Mamonto menuturkan kepada sejumlah wartawan, dirinya sudah be-berapa kali membeli tepung terigu yang sudah rusak di supermarket itu. Bentuknya su-dah bergumpal dan mengan-dung serangga kecil. “Tepung itu terpaksa kami ayak lagi, biar dapat dijual,”  tuturnya.
Pembeli lainnya bernama Sa-ria dari Doloduo, Kecamatan Dumoga, mengatakan semesti-nya penutupan ini harus ada pemberitahuan terlebih dahulu. Soalnya sudah jauh-jauh dari kampung datang berbelanja, ternyata sudah ditutup. 
Di sisi lain, istri A Chen yang ditemui di tokonya, Tunas Harapan yang berdampingan dengan Supermarket Abdi Karya, enggan bicara banyak ketika dikonfirmasi soal penutupan itu. Ditanya apakah benar pihaknya menjual barang kdaluarsa, ia menjawab itu hanya versi pe-merintah saja. “Itu cuma dorang pe bicara. Dorang bilang tutup, karena mo priksa dulu. Skarang priksa jo kalau ada itu (barang kedaluwarsa). Mar besok kwa somo buka lagi,” katanya santai sembari melayani para pembeli di tokonya.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin