|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
18 April 2008
|
|
Soal pelantikan guru
sertifikasi
Poli : Sepanjang Tidak Ada Paksaan Tidak
Masalah
|
Sepanjang tidak paksaan, pelantikan guru yang sudah selesai mengikuti sertifikasi oleh Universitas Negeri Manado (Unima) akan mendapat dukungan penuh Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS). Demikian ditegaskan Ketua AGIS Drs Arnold Poli SH MAP Kamis (17/04) kemarin.
“Sebab sudah ada penegasan dari PR I Unima. Sehingga guru yang tidak berkesempatan tidak perlu takut. Demikian juga dengan yang ingin ikut, tentunya sudah memikirkan konsekuensinya, termasuk dana dan tidak perlu lagi komplain,” tukas Poli.
Lebih lanjut dikemukakan Poli, pihaknya akan mensuport kegiatan ini sepanjang merupakan bentuk reward dari segi psikologis terhadap guru. “Penghargaan kan bisa diberikan dalam berbagai bentuk, dan salah satunya dalam bentuk yang disiapkan Unima ini,” tandasnya.
Sementara secara terpisah, PR I Unima Dr Ph Tuerah menyatakan bahwa sebagai lembaga yang dipercayakan Depdiknas, pihaknya menyiapkan progam ini hingga ke tahapan pelantikan atau peneguhan. “Kalaupun ada guru yang tidak bisa bisa, tidak masalah. Unima tak akan persulit saat pengambilan ijazah. Bahkan bisa diwakilkan ke orang lain, sepanjang membawa surat kuasa,” tegasnya seraya menambahkan pihaknya juga akan menyerahkan ijazah asli bersama foto copy yang telah dilegalisir.
Ditambahkannya, dalam Kepmen pun tidak ada aturan mengenai wisuda bagi lulusan S1. “Tapi kenyataannya semua lulusan akan diwisuda dan mahasiswa sangat menantikan hari wisuda itu,” pungkasnya.(vic/dds)
|
|