|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Tribun Olahraga |
18 April 2008
|
|
KONI Sulut ‘Targetkan’ 15 Medali Emas di PON
|
Walaupun tidak secara transparan, KONI Sulut memasang ‘target’ untuk meraih 15 medali emas di PON XVII Kaltim, 6-17 Juli mendatang. Beberapa cabang bahkan diproyeksikan untuk ‘mengganti’ medali emas cabang yang pada pelaksanaan PON tahun ini sudah dipastikan tidak akan mampu meraih medali emas seperti di PON Palembang. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan persiapan, karena hingga tiga bulan menjelang PON, pelaksanaan pelatda masih belum jelas.
15 medali emas tersebut, di-harapkan datang dari Anggar 3 medali emas, Biliar (1), Bridge (2), Gantole (1), Pencak Silat (2), Sepatu Roda (1), Ter-bang Layang (1), Terjun Pa-yung (1), dan Tinju (3).
Menurut Kabid Binpres KONI Sulut, Prof Dr Henky Rogi, ada cabang olahraga yang diproyeksikan untuk mengganti medali emas yang diraih atletik di PON Palem-bang lalu, yaitu tinju. “Di PON Palembang, tinju tidak berha-sil meraih medali emas, se-dangkan sekarang diperkira-kan tiga medali emas bisa di-raih,” ujar Rogi kepada Ko-mentar, Kamis (17/04).
Rogi juga mengakui, ‘target’ 15 medali emas tersebut dapat tercapai jika persiapan yang dilakukan oleh cabang-cabang olahraga tersebut cukup. Sebab jika tidak tentu hasil-nya juga tidak tidak seperti yang diharapkan .
Mengomentari prediksi ini, Rogi mengatakan, ada bebera-pa cabang yang peluangnya untuk meraih medali lebih dari itu, misalnya Anggar dan juga tinju. “Untuk Anggar, ka-lau mereka bisa meraih empat medali emas tentu sangat bagus. Begitu juga dengan tinju. Jika mereka bisa me-raih empat medali emas, itu lebih baik lagi,” katanya.
Pelatda yang selama ini di-tunggu-tunggu seluruh ca-bang olahraga, memang belum pasti akan digelar kapan. Masalahnya, rapat KONI yang dijadwalkan akan dilaksana-kan pekan ini untuk memba-has masalah tersebut, dipasti-kan akan tertunda. “Rencana-nya saya akan ketemu dengan Pak Ketua Harian, Jimmy Rimba Rogi tadi (kemarin, red) pagi untuk meminta kepastian kapan rapat tersebut akan dilaksanakan. Sayangnya, ia sudah berangkat ke Jakarta subuh tadi, (kemarin, red),” kata Sekum KONI Sulut, Noo-tje Apituley kepada Komentar Kamis (17/04).(jou)
|
|