|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
19 April 2008
|
|
Seluruh Kapolda Diperintahkan
Kawal Ahmadiyah
|
Jemaat Ahmadiyah yang ter-ancam eksistensinya boleh sedikit bernapas lega. Se-bab, mendapat teror dari se-jumlah kalangan, Mabes Pol-ri pun langsung memberikan perlindungan. Bahkan mabes
telah memerintahkan seluruh Kapolda di Indonesia untuk melakukan pengamanan.
“Hari ini (kemarin, red) su-dah diperintahkan kepada se-luruh Kapolda untuk mela-kukan pengamanan terhadap Jemaat Ahmadiyah dan sa-rana untuk mereka ibadah. Jangan ada pihak yang mela-kukan tindakan kekerasan,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Natapra-wira di Mabes Polri Jalan Tru-nojoyo, Jakarta Selatan, Ju-mat (18/04).
“Ini kan negara hukum, apa-pun akan diselesaikan ber-dasarkan hukum dan un-dang-undang yang ada,” im-buhnya dilansir detik.com. Mabes Polri, lanjut dia, akan menindak tegas pelaku peng-rusakan dan penganiayaan terhadap Jemaat Ahmadiyah. “Kita tidak boleh melakukan pelanggaran hukum terhadap siapapun,” ujar Abubakar.
Abubakar menjelaskan, Mabes Polri kini masih meng-konfirmasi rencananya Ra-pimnas Ahmadiyah yang se-dianya digelar pada 9-10 Mei 2008 di Bali. Jika Surat Kepu-tusan Bersama (SKB) yang di-teken 3 menteri sudah keluar, dan termuat pelarangan se-luruh kegiatan Ahmadiyah, maka rapimnas itu akan dila-rang. “Kalau keputusannya nanti keluar dan memang ada pelarangan, ya akan dilarang. Tapi sekarang kan belum,” ujar Abubakar.
SUSAH DIBUBARKAN
Usaha pembubaran Ahma-diyah yang dianggap menyim-pang dari Islam bukan per-kara mudah. Maklum saja, bagi penganutnya, Ahmadi-yah adalah keyakinan.
“Karena pembubaran se-buah keyakinan tidak seperti membalik telapak tangan,” kata Ketua Umum PP Mu-hammadiyah, Din Syam-suddin. “Boleh ada pembu-baran secara legal formal, tapi secara kultural, keyakinan itu boleh jadi tetap hidup,” tam-bah Din.
Solusi yang paling tepat, menurut Din, adalah me-ngembangkan dialog dengan pengikut Ahmadiyah. Kem-bangkan dialog tentang ke-esaan Allah dan Muhammad sebagai nabi dan rasul akhir zaman. “Ormas dan lembaga Islam lebih baik meningkatkan dakwah mereka untuk me-yakinkan masyarakat yang mengaku Islam tapi memprak-tikkan akidah menyimpang, untuk kembali ke jalan yang benar,” imbaunya.(dtc/*)
|
|