CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Bolmong, Kotamobagu, Bolmut

19 April 2008

Dilaporkan ke Kopertis dan Dikti
Puluhan Mahasiswa Baru PTS KK Diduga Wisuda di Manado

 

 IKUTI BERITA LAIN

Seleksi anggota KPU
50 Orang Ambil Formulir di KK, Bolmong Hanya 46 
Beber tahapan Pilwako
PG KK Ternyata Belum Punya Cawalkot Tetap
Lintas Berita Bolmong

Isu praktik percetakan ijasah sarjana instan yang kerap disindir dengan gelar STIA (Sekolah Tidak Ijasah Ada) rupanya masih tetap terjadi hingga, bukan hanya mendera para PNS untuk kepentingan kenaikan golongan yang terjadi beberapa tahun silam. Menyusul bocoran yang diperoleh harian ini, tentang sejumlah mahasiswa yang baru terdaftar di sebuah PTS, tapi sudah mengikuti wisuda di sebuah PTS Manado, awal pekan ini.
Informasi itu sempat menghebohkan para akademisi Bolmong, beberapa hari terakhir. Soalnya jumlahnya mencapai puluhan orang, namun tak ada yang mampu membendungnya. “Manajemen PTS itu sudah melaporkan ke Kopertis dan Dikti, agar nama-nama mahasiswa baru yang diwisuda di Manado tidak diberikan ijasah dulu,” beber sumber resmi harian ini, seorang akademisi senior, yang meminta namanya tidak dikorankan dulu.
Dalam perbincangan kemarin siang, ia membeber modus dari perbuatan yang melanggar hukum tersebut. Bahwa ada sebuah PTS di Manado yang baru saja melakukan wisuda, saat itu nama-nama mahasiswa baru PTS yang yang lokasinya berada di pusat kota KK disisipkan. “Dengan harapan, saat pengurusan ijasah di Kopertis dan Dikti, nama mereka dapat disisipkan pula. Jelas ini sangat melecehkan dunia pendidikan kita,” sorot sumber lagi.
Kritikan terhadap maraknya praktek percetakan ijasah instan di Bolmong ini, kembali diangkat oleh para pemuda dalam IRM (Ikatan Remaja Masjid, red) bersama perkumpulan theatre bernama ‘Aufklarung’. Yang berencana mementaskan teater berjudul ‘Sekolah bukan Pabrik Percetakan Ijasah’. Hal itu rupanay mendapat dukungan besar dari para akademisi Totabaun, salah satunya dilontarkan seorang dosen muda handal, Dr Adharto Utiah MSi. Bahkan Utiah menyatakan ksesediaannya membantu para pemuda tadi untuk mengungkap para penyandang ijasah instant.
“Karena kalau dicek di Dikti, semua akan terdata termasuk nilai-nilainya setiap semester, dan judul skripsinya,” kata Utiah.(tus) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin