|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
19 April 2008
|
|
Menyusul PKPI ‘cabut’ dari Pargab
Pilkada Sitaro, PDS Pilih Bergabung Dengan PG
|
Konstelasi politik menjelang pelaksanaan Pilkada di Kabu-paten Sitaro, terus bergerak di-namis. Setelah PKPI yang belum memastikan akan bergabung dengan partai gabungan (Par-gab), kini Partai Damai Sejahte-ra (PDS) menegaskan tidak akan bergabung dengan par-gab, dan lebih memilih berga-bung dengan Partai Golkar (PG) mengusung calon di pilkada.
Ketua Dewan Pimpinan Wila-yah (DPW) PDS Sulut, Drs Ar-thur Kotambunan BSc me-mastikan hal tersebut. Kepada harian ini, Jumat (18/04) ke-marin, Kotambunan menjelas-kan, sikap ini diambil menyu-sul belum adanya kepastian di pargab tentang syarat mengu-sung kandidat. “Sebagai salah satu partai yang juga memiliki suara di Sitaro, kita tentu me-lihat peluang dalam keputus-an bergabung untuk menca-lonkan kandidat pilkada. Ke-pastian itu sudah ada di PG, sehingga kita akhirnya me-nentukan sikap bergabung de-ngan Golkar,” tukas Wakil Ke-tua DPRD Sulut itu, via ponsel.
Lanjut dijelaskan Kotambu-nan, awalnya PDS, khususnya DPC Sitaro, cenderung meng-ambil sikap akan bergabung dengan pargab. Namun, bela-kangan niat tersebut memu-dar karena melihat peluang yang ada, terutama menyusul sikap PKPI yang belum me-mastikan diri bergabung de-ngan pargab. “Kita melihat pe-luang mengecil dan akhirnya kita memilih yang pasti saja yakni Golkar. Kita sudah sam-paikan keinginan dan kepu-tusan ini kepada pimpinan Golkar Sulut,” tukasnya.
Sekretaris DPD PG Sulut, Victor Mailangkay SH MH yang dikonfirmasi membenar-kan hal tersebut. “Ketua PDS Sulut memang sudah berko-munikasi dengan kami soal keinginan itu, dan kita tentu saja sangat wellcome,” tandas ketua Fraksi PG di DPRD Su-lut itu, secara terpisah.
Dikatakan Mailangkay, seba-gai partai terbuka, PG dengan senang hati menerima keingi-nan PDS bergabung. “Ini tentu apresiasi bagi kita dan ter-nyata partai lain percaya de-ngan PG,” ungkap Ketua Ko-misi B DPRD Sulut itu.(ftj)
|
|