CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Minut
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

21 April 2008

Keuskupan Manado Gelar Pendampingan Keluarga

 

 IKUTI BERITA LAIN

SHS: MTQ Wujud Kebersamaan dan Solidaritas

Menyikapi seringnya terjadi konflik dalam keluarga, Komisi Keluarga dan Gender Keuskupan Manado meng-ambil terobosan penting. Terbukti, komisi pimpinan Dra Selvie Pantouw-Rumampuk MSi ini, menggelar kegiatan pendampingan keluarga di paroki se-Vikepan Manado dan paroki-paroki sekitarnya, Sabtu (19/04). 

Hebatnya, dalam kegiatan ini komisi menghadirkan pembicara andal Pastor Adrianus Van Roy CICM, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Agung, Makassar.
Bahkan para kawula muda yang berasal dari komunitas Kateketik Sekolah Tinggi Fil-safat Seminari Pineleng (STF-SP) pun diundang untuk me-ngikuti pelatihan tersebut. Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini ditandai ba-nyaknya masukan dari hasil diskusi yang dilakukan per kelompok.
Ketua Komisi, Drs Selvie Pantouw-Rumampuk MSi yang didampingi Sekretaris Komisi Flora Rimporok-Walangitan dan Ketua WKRI Sulut, Dra Emmy Seneweh mengungkapkan, sasaran dari kegiatan ini adalah untuk meredam konflik dan percek-cokan yang kerap terjadi dalam keluarga. Dan karena itu, Komisi Keluarga dan Gen-der Keuskupan Manado ter-panggil untuk menggelar pembinaan dan pendamping-an bagi keluarga-keluarga.
“Dalam kegiatan ini para pa-sangan suami istri dan para kawula muda diberikan pe-latihan dengan model pem-berian materi, diskusi dan pembuatan program untuk diejawantahkan dalam ke-hidupan sehari-hari. Jadi pa-ra peserta khususnya yang sudah berkeluarga akan menjadi contoh bagi keluarga lain,” ujarnya.
Sementara itu, Pastor Adria-nus dalam materinya meng-akui dewasa ini banyak terjadi konflik dan cekcok di dalam keluarga.
“Masalah ini dikarenakan sebelum menikah para pasa-ngan suami istri tersebut be-lum saling mengenal satu dengan yang lain. Padahal, sebuah komunikasi yang baik bisa dibangun jika ke dua belah pihak sudah benar-be-nar saling mengenal dengan baik,” jelasnya.
Karena itu, menurut rohani-wan Katolik asal Belanda ini, peran komisi untuk memberi-kan pelatihan dan pembina-an keluarga dan para kawula muda sangat penting dan mendesak untuk dilakukan. Apalagi dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan saat ini di tengah-tengah persaingan global saat ini.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin